728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 9 January 2014

AHER VS JOKOWI, Prestasi ataukah Hanya Pencitraan Media..?



Ketika kita melihat tentang maraknya politik pencitraan tokoh di berbagai media khususnya media televisi - karena media ini adalah media favorit dan paling banyak di konsumsi masyarakat dan media yang paling mempunyai pengaruh hipnotis paling kuat - , kita bisa saja menjadi tertipu atau bahkan terhipnotis dengan berbagai macam pemberitaan yang “seolah-olah” menjadikan tokoh tersebut adalah tokoh yang berprestasi dan jujur. Rakyat indonesia sudah saatnya untuk benar-benar mengenal sosok tokoh yang akan menjadi pemimpin di masa depan, bukan hanya mengenalnya melalui media televisi saja tetapi berbagai media bisa kita gunakan. Kita harus bisa mengetahui media mana yang NETRAL dan media mana yang MEMIHAK salah satu tokoh, dikarenakan media tersebut ownernya adalah tokoh itu sendiri dan bahkan kita juga harus bisa mengetahui media-media mana yang mempunyai afiliasi dengan tokoh itu.

Menjelang pemilu 2014 yang hanya tinggal menghitung bulan saja kita harus menggunakan hak suara untuk memilih pemimpin yang akan menjabat dalam periode lima tahun. Lima tahun merupakan rentang waktu pertaruhan nasib rakyat yang sangat dipengaruhi oleh kebijakan-kebijakan yang digulirkan oleh pemimpin terpilih. Oleh karena itu sebagai warga negara indonesia mengenal calon pemimpin dan memilihnya adalah hal yang wajib kita lakukan.

Berikut ini adalah dua orang tokoh yang bisa kita bandingkan dikarenakan track record dalam memimpin daerahnya masing-masing selama masa jabatannya.

1. Joko Widodo (Jokowi)


Informasi pribadi
Lahir21 Juni 1961 (umur 52)
Bendera Indonesia SurakartaJawa TengahIndonesia
KebangsaanIndonesia
Partai politikPDI Perjuangan
Suami/istriNy. Hj. Iriana Joko Widodo
AnakGibran Rakabuming Raka[2]
Kahiyang Ayu
Kaesang Pangarep
Alma materUniversitas Gadjah Mada
PekerjaanPengusaha
AgamaIslam

Penghargaan

Atas prestasinya, oleh Majalah Tempo, Joko Widodo terpilih menjadi salah satu dari "10 Tokoh 2008". Kebetulan di majalah yang sama pula, Basuki Tjahaja Purnama, atau akrab dengan panggilan Ahok pernah terpilih pula dalam "10 Tokoh 2006" atas jasanya memperbaiki layanan kesehatan dan pendidikan di Belitung Timur. Ahok kemudian akan menjadi pendampingnya di Pilgub DKI tahun 2012.

Pada tanggal 12 Agustus 2011, ia juga mendapat penghargaan Bintang Jasa Utama untuk prestasinya sebagai kepala daerah mengabdikan diri kepada rakyat. Bintang Jasa Utama ini adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga negara sipil. Pada Januari 2013, Joko Widodo dinobatkan sebagai wali kota terbaik ke 3 di dunia atas keberhasilannya dalam memimpin Surakarta sebagai kota seni dan budaya, kota paling bersih dari korupsi, serta kota yang paling baik penataannya (sumber : wikipedia)


2. Ahmad Heryawan (Aher)

Informasi pribadi
LahirAhmad Heryawan
19 Juni 1966 (umur 47)
SukabumiJawa Barat,Indonesia
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikContoh Logo Baru PKS.jpg Partai Keadilan Sejahtera
Suami/istriHj. Netty Prasetiyani
Alma materLembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab[1]
PekerjaanPengajar
AgamaIslam


Penghargaan

Gubernur Ahmad Heryawan pada tahun 2011 dinobatkan sebagai tokoh perubahan 2011 oleh sebuah media cetak nasional. Pada tahun 2012, Ahmad Heryawan mencalonkan kembali sebagai Gubernur Jabar dengan didampingi Deddy Mizwar. Pasangan Cagub dan Cawagub Aher-Deddy ini bersaing dengan calon Gubernur lainnya.

Sejak kepemimpinannya tahun 2008, Kang Aher meraih banyak penghargaan. Total 75 penghargaan diraih kang Aher untuk daerah jawa barat dan meningkatkan popularitas Ahmad Heryawan sebagai figur Gubernur berprestasi. hal ini menjadi modal kuatnya untuk maju kembali ke pilkada Jawa barat. (sumber : wikipedia). Namun ternyata penghargaan yang dirai Aher tidak hanya terbatas 75 penghargaan saja baru.baru ini Aher meraih penahrgaan sekaligus, sehingga total penghargaan yang telah diraih Aher sebanyak 132 penghargaan.

Kalau kita bandingkan antara Aher dan Jokowi, kita bisa melihat bahwa penghargaan yang diraih oleh jokowi tidak lebih dari tiga penghargaan saja, hal tersebut dilansir juga di blognya www.jokowirisingstar.wordpress.com . Sedangkan Aher meraih total penghargaan sebanyak 132 penghargaan , hal tersebut dilansir juga dalam situsnya www.ahmadheryawan.com . Namun kenyataan hari ini popularitas Jokowi lebih unggul dibanding Aher, hal tersebut bisa terlihat dari tingkat elektabilitas Jokowi untuk Pilpres mendatang. Dari data di atas silahkan anda telusuri lagi lebih dalam siapa sosok pemimpin yang sebenarnya punya kapasitas dan kapabilitas dalam memimpin daerahnya tidak hanya isapan jempol semata atau hanya pencitraan media saja.


Penulis : abu alya
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

5 comments:

  1. Tak satupun aher dapat penghargaan skala internasional...

    ReplyDelete
  2. Penghargaan yang diterima Jokowi juga ratusan, bang! Kalau anda mau searching dengan menghilangkan praduga negatif terhadap Jokowi, anda akan menemukannya. Tapi kalau tidak, yang ada liat pasti cuma kekurangan Jokowi. Rakyat dengan pendidikan rendah aja tahu!

    ReplyDelete
  3. 2 Anonim di atas ane korban pencitraan

    ReplyDelete
  4. Heleh.. aher GOBLOK aja di bangga-banggain..
    yg punya blog TOLOL..

    ReplyDelete
  5. Yang atas ane pasti pendukung Jokowi, omongannya kasar..

    ReplyDelete

Item Reviewed: AHER VS JOKOWI, Prestasi ataukah Hanya Pencitraan Media..? Rating: 5 Reviewed By: Unknown