728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Sunday, 13 April 2014

HTI: Ahmadiyah Bukan Islam, Silakan Buat Agama Baru

Demo Ahmadiyah (foto net)

MUHARRIKDAKWAH - “Bila Ahmadiyah memang tak menganggap tadzkirah sebagai kita suci dan Mirza Ghulam sebagai nabi, maka tak jadi masalah. Namun bila tak demikian, maka sebaiknya Ahmadiyah membuat agama baru. Jangan mengaku sebagai bagian dari Islam.”

Pernyataan tersebut diungkapkan Rizqi Awal, Ketua Lajnah Faaliyah HTI Sumedang tatkala menghadiri acara bedah buku ‘Tinjauan Kritis Jemaat Ahmadiyyah Indonesia’ yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ilmu Budaya UNPAD (Universitas Padjajaran) di Aula PBJS, Kampus UNPAD, pada Kamis (10/4)

Kunto Sofianto, P.hD, penulis yang bukunya dibedah pada kesempatan tersebut memaparkan perjalanan Ahmadiyah dalam lintasan sejarah Indonesia. “Ahmadiyyah itu sudah lama ada Indonesia. Bahkan, sejak Indonesia belum merdeka Ahmadiyyah sudah ‘berkembang’,” katanya.

Panelis yang menanggapi buku tersebut, yakni Mahmud Mubarik, yang juga merupakan PB Jamaah Ahmadiyyah Indonesia meguatkan fakta sejarahnya. “Ahmadiyah terlibat dalam upaya kemerdekaan Indonesia. Bahkan, beberapa tokoh kemerdekaan adalah penganut Ahmadiyyah. Salah satunya WR Supratman,” katanya.

Tak hanya itu, menurutnya, ajaran ajaran yang ada dalam Ahmadiyah tak jauh beda dengan Islam. Maka Ia menyatakan tak layak bila Ahmadiyah disesatkan, diintimidasi, diserang secara fisik dan tak dianggap sebagai bagian dari warga Negara Indonesia yang berhak dilindungi.

Namun sebagai pembanding, Dr. Ade Kosasih, Dosen Fakultas Ilmu Budaya UNPAD menuturkan, bahwa dalam menyelesaikan masalah Ahmadiyah, setiap pihak mesti bertolak pada pandangan yang komprehensif. “Tak bisa bila hanya bertolak dari kepentingan Ahmadiyah belaka”, kata Ade.

Ia menambahkan, “Kita memang tak bisa serampangan untuk menyesatkan paham paham tertentu. Namun, alangkah wajar bila suatu penganut agama tertentu merasa terusik bila ada pihak yang merusak keyakinan agama yang dianutnya.”

Lewat kacamata yang berbeda, Ia juga menuding, bahwa rentetan konflik yang terkait dengan Ahmadiyah bukan sekedar konflik pemahaman beragama saja. Karena bila demikian, konflik dapat selesai dengan mudah melalui dialog.

“Konflik Ahmadiyah yang marak terjadi lebih karena ditunggangi oleh kepentingan kepentingan politik sesaat pihak pihak tertentu yang berkepentingan,” pungkasnya. [Fimidani]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: HTI: Ahmadiyah Bukan Islam, Silakan Buat Agama Baru Rating: 5 Reviewed By: Unknown