728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Tuesday, 29 April 2014

KPU Batam Diduga Ubah Data Form A

Ilustrasi (foto net)

MUHARRIKDAKWAH -
Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat Komisi Pemilihan Umum Batam Kepulauan Riau berakhir ricuh karena saksi keberatan hasil perhitungan form A yang diminta ditandatangani, berbeda dengan hasil pleno sebelumnya.

"Data yang diminta ditandatangani itu berbeda," kata saksi PKS Batam, Fauzi di Batam, Senin.

Dalam rapat pleno terbuka yang tidak dihadiri seorang pun anggota Panwaslu, KPU langsung meminta seluruh saksi menandatangani form A, yang merupakan hasil rekapitulasi dari form DA yang sudah disepakati seluruh saksi.

Lalu kemudian, KPU kembali memberikan lembaran form A lain, yang juga diminta ditandatangani. Selesai semua berkas ditandatangani, Ketua KPU Muhammad Syahdan langsung mengetuk palu tanda rapat ditutup. Sementara beberapa saksi protes, namun diabaikan, dan Syahdan langsung meninggalkan ruangan.

"Katanya lembaran sebelumnya salah. Jadi, ada dua versi form A, sama-sama ditandatangani. Kami minta yang salah dihadirkan, dihancurkan di hadapan kami," kata Fauzi.

Ia meminta seluruh pergerakan dokumen KPU dikawal bersama saksi dan polisi.

Hasil form A yang semestinya digandakan dan diberikan ke seluruh saksi pun tidak dilakukan KPU Batam.

"Itu adalah hak kami, mendapatkan copy-an form A," kata dia.

Di tempat yang sama, saksi PPP, Surya, mengatakan tiba-tiba suara PPP berkurang 700 suara di dapil V DPRD Batam, Batu Aji, Sekupang dan Belakangpadang.

"PPP juga suara hilang 700 suara ubah di dapil V," kata Surya setengah berteriak.

Ia mempertanyakan kredibilitas KPU Batam dalam menjalankan tugasnya.

"Ngapain dibaca, kalau terakhirnya berubah-ubah. Capek kali. Banyak kali suara diubahnya," kata dia.

Kepada wartawan, Surya juga menunjukan perubahan suara di Partai Demokrat dari 10.285 menjadi 15.300 suara lebih. [antarakepri.com]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: KPU Batam Diduga Ubah Data Form A Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah