728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 1 May 2014

Desakan Hary Tanoe Angkat Kaki dari Hanura Tidak Berdasar



MUHARRIKDAKWAH - Ketua DPP Hanura Yuddy Chrisnandi meminta Hary Tanoesoedibjo "angkat kaki" dari Bappilu Hanura dan tidak ikut campur lagi dalam urusan pengambilan keputusan soal koalisi dan pencapresan. Menurut Yuddy, tuntutan Hary mundur bukan dari dirinya pribadi, tapi suara dari akar rumput.

Yuddy menyatakan Rapimnas Hanura yang akan digelar pertengahan Mei nanti akan jadi mekanisme "pemecatan" bos MNC Group itu. Akar rumput mendesak Hary Tanoe juga dipecat sebagai kader partai.

Bagaimana tanggapan Hary? Orang dekat Hary yang juga Wakil Ketua Umum Perindo Saiful Haq tertawa kecil mendengar desakan Yuddy.

"Ini bukan hanya baru. Saat awal Hary Tanoe masuk dan ditunjuk menjadi ketua Bappilu memang sudah ada ketidaksukaan dari Yuddy. Dari pertama banyak komentar negatif," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Rabu, 30/4).

Saiful balik menuding. Menurutnya, Yuddy terusik dengan keberadaan Hary di Hanura. Alasannya, saat Hary masuk, Yuddy Cs tidak bisa leluasa membuat kebijakan partai. Semua keputusan harus dirapatkan bersama dulu. Tidak bisa lagi keputusan diambil sendiri seperti dulu.

Mendekati pilpres ini, Saiful menduga, Yuddy Cs sudah punya jagoan lain untuk didorong di pilpres. "Ini kan mau koalisi, kondisi panas. Mungkin Yuddy ada yang mendekati dan menjanjikan sesuatu untuk dirinya. Ada motif kuat Yuddy ingin mendorong seseorang dari luar partai untuk merapat ke Jokowi," tudingnya.

Soal elektabilitas Hanura yang berada di urutan buncit, kata Saiful, bukan salah Hary. Sebelum Hary masuk, elektabilitas Hanura hanya di kisaran 1 persen. Bahkan banyak yang memprediksi Hanura tidak akan lolos parliamentary threshold. Beberapa bulan setelah Hary masuk di Februari 2013, elektabilitas Hanura terus naik. Dan di pileg Hanura berhasil meraup 5 persen.

"Tuduhan Yuddy tidak mendasar. Dia ngomong tidak pakai data. Kalau saya ini punya data-datanya," ucapnya.

Raihan 5 persen juga lebih bagus dari pemilu lalu. Di pemilu 2009, Hanura hanya mendapat 3,7 persen. "Kalau sekarang ada di urutan 10, itu bukan kesalahan Pak Hary seorang. Itu kekurangan bersama dari struktur partai yang sudah dari dulu," tambahnya.

Soal janji saksi partai, lanjut Saiful, Hary sama sekali tidak ingkar. Sebelum pencoblosan, Hary sudah menyiapkan dana 100 persen untuk saksi itu. Tapi, petugas rekrutmen tidak menjalankan tugas. Tidak ada orang yang daftar menjadi saksi. Akhirnya, Hary memutuskan saksi ini akan dibayar di akhir.

"Pak Hary membuat kebijakan dengan sistem reimbursment. Sepanjang saksi itu dapat menunjukkan form C1 dari TPS, akan langsung dibayar," ucapnya.

Ditambahkan Saiful, Hary sudah membaca komentar Yuddy yang dimuat di beberapa media online. Sikap Hary menyerahkan segala keputusan ke mekanisme partai. "Menurut saya dia sangat demokratis. Dia menyerahkan semua ke mekanisme partai. Toh dia diangkat menjadi Bappilu juga oleh mekanisme partai. Kalau mau dikeluarkan, harus diserahkan ke mekanisme partai juga," tandasnya. [dem/rmol]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Desakan Hary Tanoe Angkat Kaki dari Hanura Tidak Berdasar Rating: 5 Reviewed By: Unknown