728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 14 May 2014

Hakikat Politik Versi Aher di Sawala



MUHARRIKDAKWAH, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tiba-tiba berbicara seputar teori politik. Hal ini terjadi dalam diskusi bertema "Politik Jawa Barat dan Suksesi Politik Nasional" yang digelar Harian Pikiran Rakyat di Kota Bandung, Senin, 12 Mei 2014.

Gubernur Heryawan memang tampil sebagai pembicara utama dalam diskusi yang dihadiri sekitar 200 perserta berbagai latarbelakang. Hadir pula beberapa sesepuh Jawa Barat dari Paguyuban Pasundan dan ormas lain.

Pembahasan seputar definisi politik mencuat ketika tiga pembahas dari kalangan kampus berbicara, yakni Prof. Dr. Ganjar Kurnia (Rektor Unpad), Prof. Dr. Dede Mariana (Gurubesar Unpad), dan Dr. Asep Salahudin. Gubernur yang duduk di tengah hadirin, usai menyampaikan paparannya di awal diskusi, ikut menanggapi berbagai pandangan yang mencuat dalam sawala.

"Definisi politik itu sederhana. Ada tindakan untuk kepentingan orang lain, itulah politik. Dan, politik yang terbaik kalau tindakan kita bermanfaat bagi orang banyak," tandas Gubernur yang disapa akrab Aher.

Peserta diskusi tampak menyimak antusias Aher karena lebih konkret. "Karena itu, ruang-ruang politik formal harus diisi oleh orang-orang baik. Tentu maksudnya supaya produk politik memberi manfaat kepada masyarakat luas," bahas Aher lagi.

Dalam konteks tersebut, Gubernur Heryawan mendorong agar siapapun tokoh masyarakat tak segan untuk tampil, termasuk di pentas nasional.

Rektor Unpad Prof. Ganjar menegaskan hal serupa. Menurutnya, tokoh Jawa Barat sepatutnya ikhlas melepas dan mendukung penuh putra daerah diwakafkan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Namun, Prof. Ganjar mengingatkan agar masyarakat Jawa Barat membuka jalan agar tokoh yang diwakafkan benar-benar menjadi negarawan. Jangan kemudian, kata Prof. Ganjar, dengan alasan menggiring proyek dari Pemerintah Pusat ke Jawa Barat lalu akhirnya terjadi KKN.

Terhadap pandangan Rektor Unpad, Aher sependapat bahwa tokoh nasional harus mengayomi seluruh warga se-Indonesia --tanpa membedakan latarbelakang politiknya sekalipun.

"Tetapi, kalau nantinya keterbelakangan Jabar Selatan dalam beberapa hal diperhatikan, itu proporsional saja, bukan nepotisme," Gubernur Heryawan menyatakan pandangannya. [ahermediacenter]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Hakikat Politik Versi Aher di Sawala Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah