728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 21 May 2014

Irwan Prayitno: Maknai Harkitnas Melalui Kerja Nyata




MUHARRIKDAKWAH -
Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) mengadakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-106 dengan Maknai Kebangkitan Nasional Melalui Kerja Nyata Dalam Suasana Keharmonisan dan Kemajemukan Bangsa. Upacara berlangsung di halaman kantor Gubernur Sumbar, Selasa (20/5) dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebagai Inspektur upacara.

"Tema ini mengandung makna yang sekaligus sebagai instrumen ukuran sejauh mana nilai-nilai nasionalisme terimplementasi dalam karsa, cipta dan karya kekinian kita secara nyata. Artinya, nasionalisme bukan sekedar diskursus dan wacana yang sorak-sorai. Makna nasionalisme kekinian bukan lagi kamuflase kerinduan romantisme perjuangan masa lalu," ujar Irwan saat membacakan kata sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI.

Tetapi bagaimana kita mengimplementasikan romantisme perjuangan tersebut kedalam pola pikir, pola sikap dan perilaku kebangsaan selaras dengan tuntutan zaman. Membangun Indonesia baru di masa depan adalah antitesis dari kepentingan kelompok dan individu, antitesis berpikir kedaerahan, antitesis dari cara berperilaku kepartaian atau golongan.

"Nasionalisme yang diperlukan adalah nasionalisme yang berkontribusi bagi kedaulatan dan harga diri bangsa kita," ungkap Irwan melalui siaran pers yang diterima pksnongsa.org.

Irwan melanjutkan, keharmonisan dalam perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan Nasionalisme terbangun bukan dari perilaku saling menuding, bukan saling menyalahkan dan bahkan bukan untuk saling menyingkirkan. Kekuatan kebangsaan tersemai dalam kohesivitas yang harmonis dari kekuatan dan energi potensi yang telah kita miliki.

"Komitmen untuk berbagi dan bersinerji dalam rangka mewujudkan cita-cita nasional itulah yang menjadi ukuran, sejauh mana karsa, cipta dan karya kita sudah memberikan kekuatan bagi terbangunnya keharmonisan perilaku kita dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang amanah," urainya.

Irwan menambahkan, kekuatan sebuah bangsa tercirikan dari bagaimana perbedaan dan kemajemukan dapat terkelola menjadi kekuatan. Itulah niat mulia untuk menyatukan perbedaan-perbedaan yang dimiliki bangsa ini melalui Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Indonesia yang memiliki lebih dari 300 kelompok etnis, lebih dari 250 bahasa daerah dalam percakapan, keragaman dan komposisi pemeluk agama yang tersebar di seluruh nusantara adalah sebuah kekayaan sekaligus kekuatan.

"Sebagai Negara yang kaya akan keberagaman etnis, suku, budaya, dan agama, menyadari bahwa kohesivitas kesadaran akan keragaman senantiasa harus terjaga secara terus menerus dan berkesinambungan. Nilai-nilai toleransi akan perbedaan, nilai-nilai kemajemukan yang tumbuh berkembang atas dasar komitmen dan kesadaran bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tidak boleh luntur sampai kapanpun," pungkas Irwan.

Sebelum upacara selesai Gubernur sumbar juga menyerahkan penghargaan kepada Bupati/ Walikota dalam mengelola pendidikan (SMA) yang diterima pada perguruan tinggi. Untuk Kota di Sumbar yang menerima penghargaan tersebut adalah Bukittinggi, Padang dan Padang Panjang. Tanah Datar, Solok dan Agam merupakan penerima penghargaan untuk Kabupaten di Sumbar. Selain itu Sekolah terbanyak siswanya yang diterima di Perguruaan Tinggi yaitu Payakumbuh (SMAN 1 Payakumbuh), Padang (SMAN1 Padang), Pasaman (SMAN 1 Lubuk Sikaping), Bukittinggi (SMAN 1 Bukittinggi) dan Padang Pariaman

Upacara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur, Forkopimda Prov. Sumbar, beberapa Bupati/ Walikota se-sumbar dan SKPD dilingkungan Prov. Sumbar. Peserta upacara adalah jajaran TNI/ Polri, PNS di lingkungan Pemprov Sumbar, para pelajar se-kota padang serta para pelajar yang sedang mengikuti OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan di Kota Padang. [dm/pksnongsa.org]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Irwan Prayitno: Maknai Harkitnas Melalui Kerja Nyata Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah