728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 15 May 2014

KAMMI: Tolak Pemimpin Neoliberal



MUHARRIKDAKWAH - Pengaruh neoliberalisme yang berkuasa di Indonesia sejak zaman Soeharto membuat Indonesia mengalami keterpurukan pada segala dimensi kehidupan sampai sekarang.

Kondisi itu dapat terlihat dari maraknya aset Indonesia yang dikuasai pihak asing. Padahal sejatinya, bangsa Indonesia memiliki kuantitas dan kualitas SDM yang handal untuk mengolah berbagai kekayaan alam itu untuk mencapai kemakmuran, keadilan dan kesejahteraan bangsa.

Herdi Jayakusumah, Ketua Presidium KAMMI Nasional, dalam rilisnya yang dimuat Tribun, Selasa (13/5/2014) melanjutkan, selain lemahnya daya tawar pemerintah Indonesia sehingga menyerahkan pengelolaan aset strategis kepada asing, penguasaan neoliberalisme juga tampak dari maraknya pelanggaran pajak sehingga merugikan keuangan negara.

Ironisnya, tambah Herdy, penegakan hukum di Indonesia sangat lemah dalam menangani kasus korupsi pajak seperti pada kasus petugas pajak Gayus Halomoan Tambunan.

Saat ini Gayus yang diketahui melakukan penyimpangan pajak terhadap 151 perusahaan tidak mendapatkan hukuman setimpal.

“Untuk itu, KAMMI menuntut pemerintah untuk bersikap berani dan serius dalam mengembalikan aset Indonesia yang dikuasai dominan oleh pihak asing. Selain itu, KAMMI mendesak KPK menangkap dan menghukum seberat-beratnya pelaku korupsi pajak tanpa harus takut kepada intervensi asing. Terakhir, KAMMI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak memilih calon pemimpin yang bervisi neoliberal sebab akan menghancurkan dan merugikan eksistensi bangsa Indonesia di masa mendatang, “ tutupnya. [fimadani]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: KAMMI: Tolak Pemimpin Neoliberal Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah