728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 7 May 2014

Siswa Menangis, Melihat Soal Ujian UN Berantakan

 

MUHARRIKDAKWAH - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP tahun 2014 ini tidak lebih baik dari tingkat SMA yang digelar sebulan lalu. Selain masih terdapat indikasi politis dengan adanya biografi bakal capres Joko Widodo (Jokowi), lembar soal dan jawaban juga tidak sinkron.

Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mencontohkan, di wilayah Bogor, siswa mendapat lembar soal yang tidak ada nomor 38. Sementara pada lembar jawaban ada nomor 38. Siswa lainnya mendapat soal yang tidak ada nomor 13 dan 14, padahal di lembar jawaban ada nomor tersebut.

"Ada orang tua siswa melaporkan bahwa anaknya mendapatkan 56 soal untuk dikerjakan. Padahal lembar jawaban hanya untuk 50 soal. Sementara kawan anaknya justru hanya mendapatkan 49 soal," beber Retno saat dihubungi, Senin (5/5).

Parahnya, para siswa pun diminta menyusun sendiri soal yang acak-acakan sesuai urutan nomor tetapi ternyata ada yang dapat soal lebih dan ada yang dapat soal kurang dari 50 soal.

Sejumlah guru pengawas dan tiga kepala sekolah dari berbagai daerah melaporkan bahwa materi soal Bahasa Indonesia SMP terpisah dalam dua amplop berbeda. Amplop pertama adalah sampul bersegel yang hanya berisi soal UN nomor 13 sampai 38, sedangkan nomor soal yang lainnya nomor 1 sampai 12 dan nomor 39 sampai 50 ada di luar sampul bersegel.

"Banyak pengawas kebingungan, begitupun para peserta UN bahkan banyak yang menangis karena takut tidak lulus. Uniknya, ada surat instruksi yang ditujukan kepada kepala sekolah untuk tidak dibolehkan membocorkan kondisi tersebut kepada pihak ketiga," jelas Retno.

Dia menambahkan, temuan di hari pertama UN tingkat SMP ini makin menunjukkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak profesional dalam menyelenggarakan ujian. Soal UN SMP mata pelajaran Bahasa Indonesia ini juga diragukan validitas dan kerahasiaannya.

"Ada dugaan dan potensi korupsi dari pengadaan dan percetakan soal yang dinilai banyak pihak sangat tidak profesional. Hal ini harus diusut tuntas oleh inspektorat Kemdikbud," demikian Retno.

Kasus ini sendiri terjadi antara lain di Provinsi Kalimantan Barat, DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Banten. Untuk tingkat kabupaten/kota antara lain di lima wilayah DKI Jakarta, Bekasi, Bogor, Garut, Indramayu, Padangpanjang, Kota Padang, Kota Medan, Tangerang Selatan, Pamulang, Singkawang, Tegal, dan Brebes. [zul/rmol]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Siswa Menangis, Melihat Soal Ujian UN Berantakan Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah