728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 23 June 2014

Kenapa Jokowi Dibiarkan Berkampanye di Tempat Terlarang?


MUHARRIKDAKWAH - Netralitas Pemprov DKI Jakarta menghadapi pemilihan umum presiden (Pilpres) 2014 dipertanyakan.

Pemprov dianggap membiarkan pendukung capres nomor urut 1, Joko Widodo, berkampanye di Bundaran HI dan Monumen Nasional saat car free day (CFD).

"Dulu waktu kita Pemilukada jadi tim sukses Jokowi Ahok, Bundaran HI saat CFD dilarang digunakan untuk agenda politik. Kenapa sekarang itu tidak berlaku," ujar Ketua Sahabat Prabowo Jabodetabek, Yudha Permana, dalam keterangan pers, Senin (23/6).

Yudha mengaku termasuk salah satu anggota tim sukses pasangan Jokowi-Ahok saat Pemilukada 2012 lalu. Sepengetahuannya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta saat itu melarang keras penggunaan Bundaran HI dan Monas untuk kegiatan politik. Sekarang tampaknya Gubernur DKI non aktif itu justru mendapat perlakuan yang istimewa.
Selama dua minggu terakhir pendukung Jokowi-JK leluasa menggunakan area itu untuk kegiatan politis. Bahkan Jokowi gunakan tiga panggung sekaligus untuk kampanye.

Jokowi terang-terangan berkampanye dan berorasi di Monas. Padahal, ada peraturan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 1389/07.17 tanggal 18 Juli 2008 tentang Lokasi-lokasi Larangan Pemasangan Alat Peraga Kampanye dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Nomor 39 Tahun 2013 Tentang Ketentuan Lokasi Kampanye dan Pemasangan Alat Peraga Kampanye di DKI Jakarta pada Pemilu 2014. Kawasan Monas termasuk area terlarang untuk kampanye politik.

"Saya juga mempertanyakan apakah panggung itu milik Jokowi atau panggung Jakarta Night Festival. Kalau panggung JNF, berarti Jokowi telah mengunakan fasilitas pemerintah," ujarnya kembali.

Yudha mengaku telah bertanya kepada Pemprov DKI melalui jejaring sosial twitter dan melalui website Jakarta.go.id, sayangnya belum ada jawaban.

"Kalau ada perubahan kebijakan, sosialisasikan dong. Jangan karena Gubernurnya nyapres, jadi dia bebas mengunakan Bundaran HI. Fauzi Bowo saat mencalonkan lagi jadi gubernur saja mentaati aturan kok," tegasnya. [ald/rmol]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Kenapa Jokowi Dibiarkan Berkampanye di Tempat Terlarang? Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah