728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Friday, 20 June 2014

Luhut: Berani Tangkap Jokowi, KPK Hebat



MUHARRIKDAKWAH - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menangkap Gubernur DKI nonaktif, Joko Widodo alias Jokowi. Alasannya, Jokowi merupakan otak di balik kasus dugaan korupsi proyek Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB).

"KPK harus berani menangkap otak dari korupsi proyek BKTB yaitu Gubernur DKI, Joko Widodo. Karena dia yang paling bertanggung jawab atas terjadinya kasus korupsi itu," tekan Koordinator Luhut, Saut Martin di depan kantor KPK Jakarta, Jumat (20/6).

Luhut adalah Lingkaranan Pemuda Pemerhati Uang Rakyat yang merupakan organisasi mahasiswa dan pemuda. Siang tadi ratusan anggota Luhut menggelar aksi demonstrasi di depan kantor KPK Jakarta.

Mereka mendesak KPK harus mengambilalih penanganan kasus itu. Sebab, Kejagung dinilainya tak mampu menangani kasus tersebut. Apalagi, belakangan tersiar kabar adanya transkrip perbincangan Megawati dan Jaksa Agung Basrief Arif.

"Kejadian ini jelas membutuhkan lembaga superior seperti KPK harus benar-benar turun tangan menuntaskan kasus korupsi tersebut. KPK tidak boleh tinggal diam. KPK sebagai lembaga superior yang dibentuk melalui Undang-Undang harus segera ambil alih kasus ini," seru dia.

"Jokowi boleh berkata dia tidak tahu. Tetapi dialah orang yang paling bertanggung jawab atas korupsi Rp 1000 Milyar tersebut. Sama hal nya kasus Mega proyek hambalang Andi malarangeng, dia bisa saja bilang tidak tahu. Tapi dialah otak korupsinya," ujarnya.

Di sela-sela aksinya, ratusan mahasiswa itu melakukan aksi pelemparan telur busuk dan pembakaran foto Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Maka itu, pihaknya kembali mendesak agar KPK tidak melindungi Jokowi terkait dugaan korupsi proyek BKTB. Dan KPK segera ambil alih kasus ini dan penjarakan Jokowi.

"Berani tangkap Jokowi, KPK hebat," tutup Saut. [zul/rmol]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Luhut: Berani Tangkap Jokowi, KPK Hebat Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah