728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 25 June 2014

Skandal "Besar" Jokowi di Jakarta


MUHARRIKDAKWAH - Publik boleh gregetan pada kasus busway karatan yang ditangani kejagung

sebenarnya ada kasus besar atau saya sebut skandal besar yang dilakukan seorang jokowi sebagai gubernur DKI

yaitu terkait kasus taman BMW yang mengindikasikan kerugian negara sebesar 737 milyar rupiah

keterlibatan jokowi adalah pembiaran yang dilakukan atas kebohongan perusahaan agung podomoro

berdasarkan BAST alias berita acara serah terima; pemprov DKI harusnya menerima 265.395,99 M2 dari perusahaan agung podomoro

tetapi nyata dan fakta nya apa?

agung podomoro hanya berikan tanah seluas 122.228 M2 sehingga negara mengalami kerugian sebesar 737 milyar rupiah

kasus ini memang telah dilaporkan kembali pada bulan mei 2014 oleh mantan wagub prijanto kepada KPK
http://m.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/14/05/15/n5ll3y-podomoro-dituding-terlibat-dalam-sengketa-taman-bmw

laporan yang kesekian kali nya setelah sebelumnya dilaporkan juga bersama AM Fatwa; KPK memang diam; karena waktu yang kemarin sang ketua masih kena pelet terkait janji menjadi cawapres jokowi

padahal usaha 'membohongi' ketua KPK abraham samad juga terkait laporan kasus ini; agar tidak dilanjuti dan di hentikan penyelidikannya

tetapi sekarang mungkin sudah berbeda

kemarin kemenpora memanggil kembali prijanto atas laporan kasus taman BMW dan rencananya kemenpora menjadi pelapor kepada KPK selanjutnya

keterlibatab kemenpora karena rencana lahan taman BMW yang akan dijadikan stadion pengganti stadion lebak bulus yang akan menjadi terminal terpadu MRT

sebenarnya; kalau saja kita mau jujur dengan jernih membaca kasus ini

kasus lahan taman BMW sudah sejak dua periode gubernur DKI; lahan tersebut sulit di selesaikan karena terkait hegemoni perusahaan besar

lalu mengapa jokowi bisa? dan ada apa?

ternyata jokowi seolah olah menerima dan mendukung kebohongan alias manipulatif yang dilakukan pihak perusahaan agung podomoro selaku pihak pemilik lahan

agung podomoro melakukan tindakan pembohongan dan manipulatif data lapangan dengan memberikan luas lahan dan lokasi lahan berbeda dari semestinya kewajiban

tindakan jokowi dan pihak agung podomoro ibarat membangun opini ada motif dibelakang itu semua

ada udang dibalik bakwan

ada 'kepentingan' dibalik penerimaan dan pembiaran jokowi atas kebohongan agung podomoro

tanya kenapa?

kalo tidak, demi untuk membangun kekuatan korporasi pemback up jokowi didalam pilpres 2014 ini

agung podomoro sekelas lippo tetapi semuanya itu diatur oleh polisi nya para taipan yaitu TW

atur atur; kurang kurang dikit ala TW

demi pencitraan seorang jokowi yang katanya telah berhasil tangani taman BMW

padahak aslinya; banyak kebusukan yang nyata dilakukan jokowi dan pemback upnya

-bang dw-
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Skandal "Besar" Jokowi di Jakarta Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah