728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 14 July 2014

Jerman Juara Piala Dunia 2014


MUHARRIKDAKWAH, Brasilia – Jerman mencatat sejarah dengan menjadi tim Eropa pertama yang memenangi Piala Dunia di Amerika Selatan. Rekor tersebut tercipta setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0.

Laga final Piala Dunia 2014 Brasil di Stadion Maracana, Senin dini hari (14/7/14) WIB, berakhir dengan skor 1-0 untuk Jerman. Gol tunggal dicetak Mario Gotze pada menit ke-113.

Meski unggul dalam penguasaan bola hingga 64 persen, Jerman harus menunggu hingga babak tambahan kedua untuk mencetak gol kemenangan.

Ini adalah gelar keempat bagi Jerman. Die Mannschaft juga tercatat sebagai tim pertama yang memenangi Piala Dunia di Amerika Selatan dari lima Piala Dunia yang telah digelar di sana.

Pelatih Jerman, Joachim Low, menurunkan formasi 4-3-3 dengan trio Mesut Ozil, Miroslav Klose dan Thomas Muller di depan. Gelandang tengah Sami Khedira disimpan, sebagai gantinya, Christoph Kramer dimainkan. Philipp Lahm kembali ke posisi aslinya sebagai bek kanan.

Di kubu Argentina, pelatih Alejandro Sabella memilih formasi 4-4-2. Gonzalo Higuain dan Ezequiel Lavezzi berduet di lini depan. Lionel Messi dipasang sebagai penyerang lubang. Masuknya Sergio Aguero di pertengahan laga menggantikan Lavezzi belum memberi dampak signifikan.

Jalannya pertandingan:

Jerman tak mau menunggu lama untuk melepaskan tembakan. Menit keempat, Toni Kroos melepaskan tendangan dari luar kotak penalti namun dihalau bek lawan sebelum melewati garis gawang.

Argentina menyerang balik segera setelah mematahkan upaya Kroos. Lewat sayap kanan, Higuain menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan. Arah bola masih jauh dari sasaran.

Permainan berlangsung ketat memasuki menit ke-10. Jerman berusaha mengembangkan penguasaan bola di lini tengah namun Argentina terus berusaha merebut dan melakukan serangan balik. Bola pun lebih banyak berkutat di lini tengah.

Menit ke-21, Argentina mendapat peluang emas lewat serangan balik. Sebuah terobosan Lavezzi membuat Higuain tinggal berhadapan dengan kiper Jerman, Manuel Neuer. Sayang, tendangan Higuain setelah memasuki kotak penalti masih menyamping di sebelah tiang kanan gawang lawan.

Kendati menguasai jalannya laga, Jerman tetap kesulitan melepaskan tendangan ke gawang lawan. Baru pada menit ke-37 Die Mannschaft berhasil mendapatkan peluang matang. Memanfaatkan terobosan Ozil, Schurrle melepaskan tembakan dari sisi kiri dalam kotak penalti lawan. Bola masih bisa ditepis kiper Argentina, Sergio Romero.

Lionel Messi memperlihatkan aksi individu pada menit ke-40. Dengan skilnya, ia menusuk ke dalam kotak penalti lewat sayap kanan. Tendangannya dari sudut sempit masih bisa digagalkan Neuer.

Dua menit kemudian, Jerman balas mengancam. Tendangan Kroos dari luar kotak penalti ke sisi kanan gawang masih bisa ditepis Sergio Romero. Hingga babak pertama usai skor masih imbang tanpa gol.

Messi langsung mengancam gawang Jerman dua menit setelah babak kedua berjalan. Memanfaatkan terobosan Biglia, sang penyerang menusuk ke sisi kanan dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan dari sudut sempit. Bola masih melebar.

Jerman balas mengancam pada menit ke-59. Sebuah umpan silang Kroos dari sayap kanan ditanduk Klose di tiang jauh. Laju bola masih lemah dan mudah dihentikan kiper Sergio Romero.

Empat menit berselang, giliran Argentina mengancam lewat umpan silang. Tandukan Aguero belum tepat sasaran.

Jerman terus menekan. Menit ke-72, umpan tandukan Thomas Muller disambut tendangan keras Schurrle dari luar kotak penalti. Arah bola masih jauh dari sasaran.

Argentina praktis hanya mengantisipasi serangan demi serangan yang datang dari Jerman. Menit ke-90, tendangan jarak jauh Gotze mengarah ke sasaran namun bisa ditepis Romero. Hingga babak kedua usai, kedua tim tak mampu mencetak gol. Laga dilanjutkan dengan babak tambahan.

Argentina tetap berada dalam tekanan Jerman pada babak tambahan. Lionel Messi tampak frustrasi tak mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya. Beberapa kali ia mencoba memainkan umpan satu-dua namun tak berhasil. Jerman menguasai jalannya laga di babak tambahan pertama namun hingga usai, tak ada gol tercipta.

Gol pemecah kebuntuan akhirnya tercipta pada babak kedua waktu tambahan, tepatnya menit ke-113. Umpan silang Schurrle dari sayap kiri diterima Gotze di kotak penalti. Setelah mengontrol bola dengan dada, Gotze melepaskan tendangan voli dari jarak dekat. Bola bersarang di sisi kiri gawang tanpa bisa dihalau Romero. Skor 1-0 untuk Jerman bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:

Jerman: Manuel Neuer; Benedikt Howedes, Mats Hummels, Philipp Lahm, Jerome Boateng; Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, Cristoph Kramer (Andre Schurrle 32'); Mesut Ozil, Miroslav Klose (Mario Gotze 88'), Thomas Muller. Pelatih: Joachim Low.

Argentina: Sergio Romero; Ezequiel Garay, Pablo Zabaleta, Martn Demichelis, Marcos Rojo; Lucas Biglia, Enzo Perez (Fernnado Gago 86'), Javier Mascherano, Lionel Messi; Ezequiel Lavezzi (Sergio Aguero 45'); Gonzalo Higuan (Rodrigo Palacio 78'). Pelatih: Alejandro Sabella.


Sumber: bola.inilah.com
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Jerman Juara Piala Dunia 2014 Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah