728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 9 July 2014

Jokowi di Anggap Membajak Suara Rakyat


MUHARRIKDAKWAH - Sepertinya pertarungan saat ini beralih ke Tim Tabulasi Data PKS vs. Tim Manipulasi Data PDIP. Sekedar informasi, hasil quick count yang dirilis oleh ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta untuk provinsi Jawa Barat, di Jabar pasangan Prabowo-Hatta unggul 61%.

Asal tahu saja, semenjak pilpres pertama tahun 2004 dahulu, siapapun yang unggul di Jabar pasti akan unggul secara Nasional. Belum lagi jika ditambah dengan hasil di Sumatera Barat yang kabarnya Prabowo-Hatta unggul telak 85%.

Menurut pengamat bayaran di lembaga survey yang nongkrong di Metro, Kompas, SCTV, TVRI dan lain-lain, margin error dari hasil quick count yang dikeluarkan lembaganya adalah 1%. Dengan keunggulan 11% di Jabar, diyakini Prabowo-Hatta akan tetap unggul secara nasional dari Jokowi-JK.

Banyak pihak yang menyesalkan tindakan pihak Jokowi yang sudah mengklaim menang pilpres di saat data quick count belum mencapai 90%. Ini sama saja membajak suara rakyat dan meniadakan fungsi KPPS yang mengeluarkan data C1.

Klaim prematur ini justru disinyalir sebagai sebuah strategi untuk menang secara paksa dengan mengatakan pihak lain melakukan kecurangan jika mereka (pihak Jokowo) kalah. Masyarakat dipaksa untuk menerima kenyataan yang dibuat-buat. Dan jika kenyataan yang sebenarnya terjadi, maka itu akan dianggap sebagai kebohongan dan kecurangan pihak lawan.


Oleh: Ahlu Aljannah
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Jokowi di Anggap Membajak Suara Rakyat Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah