728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 3 July 2014

Pemerintah Komunis China Larang Muslim Uighur Berpuasa

Foto: ilustrasi
MUHARRIKDAKWAH - Pemerintahan komunis China di provinsi Turkistan Timur (Xinjiang) secara resmi melarang para siswa dan guru berpuasa Ramadhan, sisi lain pembatasan kebebasan beragama terhadap penduduk asli Uighur Muslim di wilayah itu.

Biro perdagangan Turfan di situs internetnya pada awal minggu ini merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa semua pekerja publik, siswa dan guru dilarang berpuasa dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan.

Stasiun resmi di kawasan itu, Bozhou juga menyiarkan pengumuman bahwa anggota partai, guru dan pemuda tidak boleh terlibat dalam ibadah Ramadhan.

Turkestan Timur yang letaknya strategis di perbatasan Asia Tengah kaya dengan sumber daya alam, Turkistan Timur juga sangat penting untuk pertumbuhan kebutuhan energi China. Analis mengatakan, meskipun kekayaan mineral dan telah dilakukan investasi miliaran dolar, namun banyak dari hasilnya hanya dinikmati oleh mayoritas Han China, hal itu memicu kebencian di antara rakyat Uighur.

Kelompok hak asasi manusia juga mengeluhkan bahwa rakyat Uighur – yang berbicara bahasa Turki – terputus dari pembangunan ekonomi, karena mereka mendapatkan diskriminasi dalam pekerjaan, dengan membiarkan masuknya pekerja migran dari wilayah lain China.

Diperkirakan sekitar 10 juta orang Turki Uighur hidup di Turkestan Timur bersama etnis China Han yang dimigrasikan ke daerah itu secara massal. Muslim Uighur Turki, telah menghadapi penindasan agama di tanah air mereka, yang berada di bawah pendudukan China.

Selama beberapa dekade, Uighur Turki telah mengalami kebijakan-kebijakan yang menindas seperti pengasingan, aborsi paksa dan eksekusi mati. Pada tahun 2009, ketegangan etnis memuncak di kawasan itu, bentrokan antara suku Uighur dan China Han mengakibatkan sekitar 200 orang tewas.

Ratusan warga Uighur telah melarikan diri dari tanah air mereka karena ketegangan baru-baru ini, yang diperkirakan berpotensi untuk lepas kendali.

Sekitar 200 orang tewas dalam kerusuhan di Turkestan Timur dalam satu tahun terakhir atau lebih, demikian pemerintah mengatakan.

China melakukan pelarangan ketat terhadap diskusi publik tentang Turkistan Timur.

Pada bulan Januari, polisi menahan profesor ekonomi terkemuka asal Uighur Ilham Tohti, menuduhnya terlibat dengan kegiatan separatisme. [
Worldbulletin/Kiblat/nabawia]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Pemerintah Komunis China Larang Muslim Uighur Berpuasa Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah