728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 23 July 2014

Pengamat: KPU Jangan Buang 'Sampah' ke MK


MUHARRIKDAKWAH, Jakarta - Hasil rekapitulasi nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pilpres 2014 menuai kritikan. Sebab, hasil rekapitulasi itu menyisakan gugatan dari salah satu kandidat capres-cawapres.

Pakar hukum tata negara, Irman Putra Sidin mengatakan sebelum diputuskan hasil rekapitulasi nasional, KPU semestinya terlebih dahulu menuntaskan dugaan kecurangan yang ditemukan Bawaslu. Sehingga persoalan pilpres itu tidak melulu diserahkan ke pengadilan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Jika (kecurangan) bisa diselesaikan oleh penyelenggara pemilu sebaiknya diselesaikan. Jangan KPU sebagai penyelenggara pemilu membuang sampah ke MK," kata Irman, di Jakarta, Selasa (22/7/2014) malam.

Sebab, lanjut Irman, KPU masih memiliki waktu yang cukup lama untuk memutuskan hasil rekapitulasi nasional. Menurutnya, waktu yang tersisa bisa digunakan untuk melaksanakan rekomendasi Bawaslu terkait pemungutan suara ulang di beberapa TPS.

"Menurut UU memberikan waktu 30 hari kepada KPU setelah pencoblosan untuk menetapkan rekapitulasi, maka masih ada waktu 20 hari ke depan untuk menetapkan," tegas Irman.

Sebelumnya, Prabowo memutuskan untuk menarik diri atas keputusan KPU terkait hasil rekapitulasi Pilpres 2014. Prabowo mengatakan, dirinya tidak bersedia mengorbankan mandat yang telah diberikan oleh rakyat dipermainkan dan diselewengkan.

"Kami siap menang dan siap kalah dengan cara yang demokratis dan terhormat," kata Prabowo. [mes/inilahcom]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Pengamat: KPU Jangan Buang 'Sampah' ke MK Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah