728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 18 August 2014

Indonesia Tengah Dijajah dengan Gaya Baru


MUHARRIKDAKWAH, Jakarta - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay menilai Indonesia sudah bebas dari penjajah bangsa lain sejak 69 tahun lalu. Namun, bangsa ini sekarang tengah dijajah oleh gaya baru yang sudah terlihat dominan.

Misalnya, kata Saleh, penjajahan dalam bidang ekonomi, ideologi, sosial, budaya, dan lainnya yang semakin mengkhawatirkan.

"Boleh jadi kita bebas dari penjajahan bangsa lain, namun belum tentu kita bebas dari penjajahan dalam bidang-bidang yang disebutkan di atas," kata Saleh kepada INILAHCOM, Minggu (17/8/2014).

Menurut dia, yang lebih penting lagi yakni penjajahan dalam bidang politik dimana kepentingan-kepentingan asing atas sumber kekayaan alam Indonesia terkadang menyebabkan panggung politik bangsa ini diintervensi oleh kekuatan asing.

"Targetnya, agar arah pengelolaan sumber daya alam kita bisa diatur demi keuntungan pihak-pihak asing. Nah, penjajahan gaya baru ini bisa jadi lebih berbahaya dari penjajahan di masa lalu. Kalau dulu, musuh kita jelas. Sekarang, kita tahu persis ada musuh yang mengancam, tetapi tidak kelihatan siapa aktor-aktor intelektualnya," jelas dia.

Ia melanjutkan, di masa penjajahan ada banyak mata-mata pribumi yang diperalat para penjajah. Sekarang banyak juga mata-mata yang mewujud dalam berbagai aktivitas sosial untuk kepentingan asing. "Mana yang lebih berbahaya? Tentu yang lebih berbahaya adalah mata-mata yang ada sekarang ini," ujarnya.

Padahal, kata Saleh, kemerdekaan sesungguhnya adalah kebebasan bangsa dan negara Indonesia dalam menentukan arah dan tujuannya secara mandiri tanpa campur tangan asing. Selain itu, bangsa Indonesia juga harus dibebaskan dari kemiskinan, kebodohan, ancaman penyakit, bencana alam, dan segala sesuatu yang mengganggu terciptanya masyarakat yang adil dan makmur.

Untuk mencapai tujuan itu, lanjut dia, pemerintah harus memastikan bahwa seluruh kekayaan alam dan segala sesuatu yang terkandung di dalamnya dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi upaya memakmurkan rakyat. Karena itu, pendidikan, kesehatan, penciptaan lapangan kerja, dan keamanan harus menjadi prioritas utama. Agar tercapai keadilan, pemerataan pembangunan dan akses pada modal usaha harus dibuka selebar-lebarnya.

"Dengan begitu, mereka yang tinggal di daerah tidak merasa tertinggal dan dianaktirikan. Pada akhirnya, mereka juga dapat menikmati hakikat kemerdekaan yang sesungguhnya," kata Saleh yang juga ketua DPP PAN. [ris/inilahcom]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Indonesia Tengah Dijajah dengan Gaya Baru Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah