728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Tuesday, 16 September 2014

Muhasabah Kehidupan (1)



Oleh: Ust. Idrus Abidin
***********


MUHARRIKDAKWAH - Kutemukan bahwa hakikat hidup ada pada hidupnya hati. Bahkan hidupku terasa penuh makna ketika hatiku betul-betul hidup. Shalatku menjadi khusyu, perasaan dan pikiranku terasa bahagia, jiwaku terasa optimis. Bahkan rutinitas harianku terasa ibadah bagiku. 

Karena kusadar dengan penuh pertimbangan kalau aku melakukannya hanya karena Allah. Tetapi aku harus tetap dan senatiasa berhati-hati serta terus menerus mawas diri agar jangan terpedaya oleh nikmat-nikmat-Nya. Karena bahagia berlebihan itu salah demikian pula kesedihan yang berlebihan. Nikmatnya keseimbangan (tawazun) tampak nyata dalam diri orang-orang shaleh. 

Kekayaannya bukan pada miliknya secara lahiriah, tapi hakikat kekayaannya ada pada kepuasannya secara batiniah. Siapa pun merasa cukup (kaya) dengan Allah maka hatinya akan benar-benar merasakan kekayaan (kecukupan dan kepuasan hati) yang sebenarnya. Kemiskinan bukan karena kurangnya harta tapi karena kurangnya iman dan takwa.
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Muhasabah Kehidupan (1) Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah