728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 10 September 2014

Pesona Al-Quds Gelar Kajian Zionis di IBF Purwokerto


MUHARRIKDAKWAH - PESONA Al-Quds gelar Kajian Al-Makrifah Al-Maqdisiyyah pada acara Islamic Book Fair di Purwokerto, Ahad (7/9/2014). Ratusan pengunjung yang hadir di IBF bergabung mendengarkan rincian materi tentang “Metamorfosa Zionis” dan “Narasi Perjuangan Dalam Orbit Keberkahan” yang di sampaikan oleh asatidz dari Lembaga Penelitian Al-Makrifah Al-Maqdisiyah.

Materi pertama disampaikan oleh Suryadi Saputra, pakar sejarah Palestina yang saat ini menjadi salah seorang peneliti di Al-Makrifah Al-Maqdisiyah. Kajian tersebut dimulai setelah dzuhur dan berakhir sesaat sebelum adzan Ashar berkumandang.

Dalam kajian tersebut Ia menuturkan bagaimana permulaan zionis pada masa sebelum kedatangan Nabi Musa dan setelah kepergian Nabi Yusuf. “Sebagian Bani Israil bisa mempertahankan aqidahnya sementara sebagian lainnya ada yang tertarik dengan ilmu sihir Mesir Purba. Golongan inilah yang akhirnya mengadopsi ajaran tersebut dan kelak menjelma menjadi agama kabalah (red: agama penyembah syaitan),” tuturnya.

Kaum Zionis bermetamorfosis di sekitar para penguasa. Pada zaman Firaun berkuasa mereka terkumpul dalam perkumpulan pendeta Amon, merekalah yang kemudian memprovokasi agar Firaun membunuh Nabi Musa. Kemudian, Pada zaman Raja Herodes berkuasa mereka terkumpul di dalam perkumpulan yang bernama pendeta sahandrin, kemudian menyuruh Raja Herodes untuk menyalib Nabi Isa, dan mereka pula yang mempengaruhi Raja Herodez untuk membunuh Nabi Yahya dan Nabi Zakaria.

Setelah zaman para nabi berakhir mereka berada dalam lingkaran raja-raja di daratan Eropa, diantaranya Kaisar Konstantin, ia terpengaruh dengan ajaran yang mereka bawa. Namun, demi keutuhan kerajaannya ia mengaku sebagai penganut keristen walaupun sampai ajal menjemputnya dia tidak pernah melakukan Baptis. Metamorfosa ini terus berlanjut sampai mereka mampu mempengaruhi raja-raja di Eropa. Melalui konspirasi yang mereka lakukan, pada akhirnya mereka mampu mengobarkan perang salib pertama.

Merekalah yang memproklamirkan berdirinya ordo Zion ketika Baitul Maqdis berhasil ditaklukan oleh Pasukan Salib. Kaum Zionis saat itu bermetamorfosis menjadi pasukan elit salibis yang merupakan sayap militer dari ordo Zion yang bernama Templar. Di dalam perjalanannya mereka bermetamorfosis lagi menjadi freemason rosicrusian dan Zionis. Mereka masuk dan bermetamorfosa di kalangan politisi, ekonom, dan agamawan. Dengan kemampuan lobi yang mereka miliki, mereka mampu membuat kebijakan-kebijakan yang kemudian mempengaruhi politik dan ekonomi dunia.

Penuturan dan runtutan sejarah yang menarik disampaikan oleh pemateri menyedot perhatian para pengunjung yang sedang berbelanja di Islamic Book Fair saat itu. Terlebih saat diputar sebuah video documenter yang menggambarkan terbebasnya Masjid Al-Aqsha dari cengkraman Salibis. Perhatian para pengunjung yang sedang mencari buku beralih kepada tayangan video yang suaranya terdengar ke setiap sudut lokasi di tempat itu.

Sesi kedua dimulai ba’da Ashar, materinya tidak kalah menarik dari kajian sebelumnya. Sore itu Ahmad Adi Andriana, Lc menyampaikan “Narasi Perjuangan Pada Orbit Keberkahan” yang berakhir hingga dikumandangkannya Adzan Maghrib. Banyak sekali kisah-kisah menarik disampaikan pada kesempatan itu. Diantaranya adalah kisah-kasih orang tua Shalahuddin Al-Ayyubi yang menikah karena memiliki narasi perjuangan yang sama, yaitu membebaskan Masjid Al-Aqsha. [Sh/islampos]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Pesona Al-Quds Gelar Kajian Zionis di IBF Purwokerto Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah