728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Sunday, 26 October 2014

Jabar Genjot Pengelolaan Anggaran Kabupaten/Kota



MUHARRIKDAKWAH, Bandung -
Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat belum optimal dalam mengelola anggaran pemerintahan tahun 2014 ini. Buktinya, serapan anggaran yang dihasilkan mereka masih dibawah pencapaian target.

Asisten Daerah IV Pemprov Jabar Iwa Karniwa mencatat dari 27 kabupaten/kota di jabar hanya tiga saja yang tingkat serapan anggarannya diatas 65 persen. Ketiga daerah tersebut yakni Kota Bogor yang telah mencapai 79,8 persen, Kota Cimahi 73 persen, dan Kabupaten Ciamis sebesar 66 persen.

"Sementara tiga kabupaten/kota yang penyerapan anggarannya masih rendah yakni Kota Bandung, Kota Depok, dan Kabupaten Bekasi," kata Iwa kepada wartawan, Minggu (26/10/2014).

Dia mengatakan, sudah melakukan rapat evaluasi penyerapan APBD kabupaten/kota di Jabar. Dalam rapat tersebut perwakilan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan identifikasi terhadap sejumlah hambatan yang mengakibatkan rendahnya keterserapan anggaran. Kedepan, pihaknya akan mengoptimalkan keterserapan anggaran 2014.

"Dengan sisa waktu sekitar dua bulan lagi, kami meminta pemerintah kabupaten/kota mengoptimalkan keterserapan anggarannya. Namun semuannya harus sesuai koridor dan aturan yang berlaku," kata dia.

Dengan begitu, lanjut Iwa, pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat. Tak hanya itu, pihaknya akan melakukan pantauan langsung ke kabupaten/kota terkait keterserapan anggaran, terlebih mengenai bantuan keuangan dari pemprov.

"Kita lakukan evaluasi setiap triwulan ke kabupaten/kota. Kita juga akan melakukan asistensi langsung, sehingga kendalanya ada di mana, lalu solusinya seperti apa," jelas Iwa.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi terkait adanya perubahan sistem laporan anggaran secara online. Jika biasanya dilakukan melalui aplikasi sismontek UKP4, selanjutnya akan beralih ke monep online LKPP.

"Pada prinsipnya, pengisian data secara teknis tidak berubah konten dan formatnya," tandasnya.

Saat ini UKP4 memiliki peran yang baik serta proaktif dalam membantu optimalisasi penyerapan anggaran pemerintah. Tetapi , UKP4 punya keterbatasan tenaga dan waktu.

"Oleh sebab itu kami dari provinsi berkewajiban sharing dengan kabupaten/kota untuk mempercepat penyerapan anggaran," tutup dia. [fad/inilahcom]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Jabar Genjot Pengelolaan Anggaran Kabupaten/Kota Rating: 5 Reviewed By: Unknown