728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 10 November 2014

Berbahagialah Engkau yang Terasing


Oleh : Budi Kurnia

MUHARRIKDAKWAH - Dari masa ke masa, kehidupan ini menyimpan banyak misteri, menyajikan ribuan kisah luar biasa. Sedih, suka, duka dan semua rasa menjadi padu setiap detiknya. Termasuk banyak perjalanan yang bisa menjadi ibroh bagi kita semua.

Ketika batu menjadi azab, mematikan seluruh pasukan yang terkenal dengan kekuatannya. Yaitu kaum bergajah yang porak-poranda oleh pasukan burung ababil yang membawa batu dari neraka, dan Abrahan dimatikan secara hina.

Dan ketika suara yang amat keras(menggelegar) juga menjadi akhir kisah sebuah masa peradaban yang luar biasa, yaitu kaum tsamud, kaum luth dan penduduk aikah karena kedurhakaannya pada rosul yang di utus oleh Allah. Inilah akhir yang begitu mengerikan bagi orang-orang yang melampaui batas.

Lalu ketika angin panas dikirimkan Allah sebagai azab yang memusnahkan kaum ‘Aad. Tentu ini peringatan yang nyata bagi kita manusia penghuni bumi, bahwa kehidupan pasti akan berakhir. Tanpa bisa kita memajukan atau mundurkan.

Jika kaum terdahulu dilimpahkan azab untuk mengakhiri peradaban mereka, maka bersyukurlah bahwa Allah memberikan begitu banyak kesempatan pada kita untuk hidup tanpa azab sedikitpun. Namun kejahiliyahan kita sendiri yang hakikatnya membawa kita pada sebuah bencana.

Walaupun demikian Allah telah memberikan peringatan keras bagi kita “Barangsiapa yang tidak memutuskan urusannya dengan apa-apa yang diturunkan Allah(Alqur’an & Sunnah), maka ia tergolong orang kafir”. Dan sesungguhnya ketika kita lalai, maka bukan azab dunia seperti kaum terdahulu yang kita terima, melainkan azab pedih diakhirat kelak, yaitu kehidupan kekal dalam neraka jahannam. Naudzubillah mindalik.

Lalu, apa pilihan hidup kita saat ini menjadi investasi pahala untuk kita?
Atau jangan-jangan menjerumuskan kita dalam jurang api neraka?
Maka dari itu saudaraku, sekalipun keyakinan kita bertentangan dengan kebanyakan manusia, jika itu sebagai mujud taat dan mengejar ridho Allah, maka sampaikanlah. Karena lebih baik kita terasing karena taat kepada Allah daripada kita terkenal namun jauh dariNya.

Sesuai apa kata khadits “Islam muncul pertama kali dalam keadaan terasing dan akan kembali terasing sebagaimana mulainya, maka berbahagialah orang-orang yang terasing tersebut”

Semoga kita dikuatkan memegang teguh islam, sekalipun ini layaknya bara api yang membakar tangan kita. Karena sesungguhnya nikmat surga firdaus yang kita harap, bukan azab jahannam yang begitu menakutkan.

Ya Allah, Ya Rohim

(Komunitas Bisa Menulis)


[Sumber: Islampos]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Berbahagialah Engkau yang Terasing Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah