728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Tuesday, 18 November 2014

Jika Hanya Naikkan BBM, Semua Bisa Jadi Presiden


MUHARRIKDAKWAH, Jakarta - Direktur Segitiga Intitut Muhammad Sukron menilai Presiden Joko Widodo tidak mempunyai kemampuan untuk meningkatkan APBN secara progresif untuk pembangunan.

"Jadi kalau hanya kebijakannya menaikkan harga BBM, semua juga bisa jadi presiden," ujar Sukron kepada INILAHCOM, Selasa (18/11/2014).

Sebelumnya, Jokowi beralasan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan tujuan mengalihkan subsidi BBM kepada pembangunan yang produktif atau infrastruktur. Sukron juga menilai hal ini terlalu dibuat-buat.

Menurut dia, dengan menaikkan harga BBM ini menjadi bukti kalau Jokowi telah melanggar janji kampanye yang mengatakan dirinya pro rakyat.

"Dan terpenting lagi Jokowi telah melanggar Undang-undang Dasar 1945 yang mengatur sumber daya alam yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara bukan pasar," katanya.

Sukron menambahkan Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila. Sedangkan kenaikkan harga BBM yang dilakukan Jokowi adalah ciri pemerintah neo liberal," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tadi malam mengumumkan kenaikan harga BBM premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500. Harga solar naik dari Rp5.500 menjadi Rp7.500. [yeh/inilahcom]

  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Jika Hanya Naikkan BBM, Semua Bisa Jadi Presiden Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah