728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 17 November 2014

Jokowi Akan Persulit Investasi Asing di Indonesia, Saat Kampanye


MUHARRIKDAKWAH - Joko Widodo menilai perlunya memberikan batasan-batasan agar calon investor asing tidak mudah masuk ke Indonesia. Menurut Jokowi, langkah ini penting dilakukan dalam menghadapi ASEAN Economic Community 2015 nanti.

“Pasar domestik jangan dimasuki dari luar, caranya seperti apa, hal-hal berkaitan dengan perizinan misalnya, daerah harus berikan kecepatan kalau itu investor lokal, domestik, tapi kalau yang dari luar, enggak apa-apa lah sedikit disulit-sulitin,” kata Jokowi dalam acara debat capres/cawapres di Hotel Gran Melia, Jakarta, Minggu(15/6/2014) seperti diberitakan Kompas.

Menurut Jokowi, dalam menghadapi ASEAN Economic Community, pemerintah harus membuat regulasi atau peraturan agar investor asing tidak begitu mudah masuk ke Indonesia. Jokowi mengatakan, langkah yang sedikit menghambat masuknya investor asing ini juga dilakukan negara-negara lain.

“Kepentingan barrier untuk regulasi tuh itu jangan sampai menjadi peluang besar bagi mereka, di negara lain pun pasti ada barrier-nya,” ucap Jokowi.

Namun, itu memang hanya terjadi saat Kampanye Pilpres saja. Setelah ia terpilih dan dilantik menjadi presiden, janji kampanyenya itu tidak berlaku lagi. Hal itu ditunjukkannya dalam KTT Apec di Beijing China, KTT ASEAN di Myanmar, dan KTT G20 di Australia.

Dalam 3 kesempatan internasional itu, Jokowi menawarkan investasi besar-besaran bagi investor asing. Utamanya di bidang maritim. Jokowi menjanjikan akan memangkas subsidi BBM dan mengalihkannya untuk pembangunan infrastruktur sebagai penunjang investasi.

Pengamat ekonomi politik, Dr. Ichsanuddin Noorsy mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo yang menawarkan peluang investasi tanpa batas di bidang maritim dalam pertemuan APEC di China. (Baca Ichsanudin Noorsy: Jokowi Serahkan Kekayaan RI ke Asing)

Hal itu menurutnya adalah menyerahkan pembuluh darah ‘kekayaan’ Indonesia kepada asing.

“Sama saja Anda memberikan pembuluh darah kepada orang lain yang kapan saja bisa diambil,” katanya.

Noorsy paling tidak setuju atas pidato Jokowi di KTT APEC Beijing atas rencananya yang akan membangun tol laut yang biayanya dibantu oleh modal asing. Menurutnya, dengan dibangunkan tol laut maka mempermudahkan pihak asing mengambil kekayaan Indonesia di laut.

“Ini sama saja mempermudah mereka berdagang di sini,” ungkapnya. [fimadani]

  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Jokowi Akan Persulit Investasi Asing di Indonesia, Saat Kampanye Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah