728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Saturday, 29 November 2014

Minyak Dunia Tembus US$ 70/Barel, Pemerintah Tak Akan Turunkan Harga BBM



MUHARRIKDAKWAH, Jakarta - Harga minyak dunia sudah menembus level US$ 70 per barel. Hingga penutupan perdagangan Kamis (27/11/2014) harga patokan di West Texas Intermediate (WTI) – Cushing, untuk pengiriman Januari 2015 berada di level US$ 67,75 per barel, turun tajam $5,94 atau 8,1%. Penurunan tersebut terjadi setelah pertemuan negara-negara OPEC tidak sepakat memangkas produksi minyak di tengah menurunnya permintaan.

Level harga minyak dunia saat ini kembali ke level pada Desember 2009 lalu. Kala itu, harga minyak dunia cenderung naik hingga mencapai puncaknya di level US$ 113.39 per barel pada perdagangan 29 April 2011. Setelah itu, harga minyak dunia cenderung menurun dan mencapai titik terendahnya pada November 2014 ini. Lalu, akankah diikuti penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri?

Harga BBM ketika harga minyak dunia berada di level US$ 65 - US$ 70 menjelang penutupan tahun 2009 lalu, harga BBM berada di level Rp 4.500 untuk premium dan solar. Lalu saat minyak dunia mencapai level tertinggi pada April 2011, tidak serta merta saat itu Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono lansung menaikan harga BBM bersubsidi namun tetap dipertahankan pada level Rp 4.500.

Saat ini, di Pemerintahan Jokowi-JK, meski minyak telah mencapai level terendah, namun pemerintah tidak akan menurunkan lagi harga BBM bersubsidi yang baru saja dinaikan Rp 2000 per liter. Menurut Menteri ESDM Sudirman Said, keputusan menaikkan harga BBM sudah dibuat dengan perhitungan matang. Pengalihan subsidi ke sektor yang lebih produktif sudah menjadi pilihan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sudirman mengatakan tidak mudah lagi menurunkan harga BBM. Pada prinsipnya, pemerintah meminimalkan subsidi setipis mungkin sehingga penghematan anggaran bisa digeser ke sektor yang lebih produktif. “Disparitas harganya bisa diminimalkan sehingga penyelundupan bisa dikurangi," jelas Sudirman, di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (28/11/2014).

“Pengalihan subsidi BBM, akan kembali dinikmati oleh masyarakat dalam bentuk perbaikan irigasi, kemudahan mendapatkan benih dan pupuk, dan sebagainya. Dengan begitu, ekonomi nasional akan lebih berdaya saing,” jelas Sudirman. [Fastnews]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Minyak Dunia Tembus US$ 70/Barel, Pemerintah Tak Akan Turunkan Harga BBM Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah