728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 6 November 2014

Raden Nuh: @TrioMacan2000 Suarakan Kebenaran


MUHARRIKDAKWAH - Raden Nuh, pengelola akun @TrioMacan2000, membantah melakukan pemerasan terkait kicauannya yang kontroversial.

Kata Nuh, apa yang dilakukannya bersama tim pengelola akun @TrioMacan2000 berangkat dari sikap idealisme untuk membuka kebenaran.

"@TrioMacan itu konsisten. Konsisten pada apa, pada kebenaran dan nilai-nilai. Jadi, bukan konsisten untuk mendukung orang, tidak," ujar Raden Nuh saat wawancara eksklusif dengan tvOne.

Terkait dari mana informasi yang diperoleh @TrioMacan2000, Nuh mengatakan dari berbagai sumber. @TrioMacan, kata Nuh juga tidak melihat siapa dan dari mana orang yang memberikan informasi.

"Jangan lihat datangnya dari mana. Apakah dia orang kaya sekali, atau miskin sekali. Kenapa, karena yang kita perjuangkan adalah kebenaran dan nilai-nilai. Itu yang sekarang tidak ada," tuturnya.

Raden Nuh membantah keras kicauannya di akun @TrioMacan2000 mendapat imbalan apalagi memeras. "Siapa yang bilang pernah bayar @TrioMacan, tunjukkan. Siapa yang pernah bilang bayar ke saya, siapa, ada orangnya ga, tunjukkan," kata Nuh.

Nuh tidak menyangkal kicauannya adalah pesanan. Bahkan, kata dia, @TrioMacan menerima pesanan.

"Pesanan boleh. Misalnya Anda dizalimi, disakiti, kirim email, kami muat. Asal itu informasi itu benar," ujar Nuh.

Apakah pesanan itu diminta bayaran? "Silakan tanya ke semua orang yang pernah diangkat kasusnya oleh @TrioMacan. @TrioMacan tidak pernah minta uang satu sen pun. Coba tanya," Nuh menegaskan.

Raden Nuh beserta dua admin @TrioMacan2000 lainnya, Edi Syahputra dan Herry Koes Haryono, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Subdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Ketiga tersangka diduga melakukan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). [vivanews]

  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Raden Nuh: @TrioMacan2000 Suarakan Kebenaran Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah