728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 1 December 2014

Agar Tidak Mancla Mencle, Jokowi Disarankan Pakai Jubir

Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra - (Foto: Inilahcom)
MUHARRIKDAKWAH, Jakarta - Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra menyaranka, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan juru bicara.

Tujuannya, kata Yusril, adalah untuk memperlancar komunikasi dengan masyarakat, DPR atau dengan lembaga lainnya.

"Jubir itu bisa Mensesneg, Menkominfo agar penjelasan pemerintah satu dan tidak simpang siurSetiap selesai sidang kabinet, paripurna maupun terbatas," kata Yusril melalui pesan singkat, Minggu (30/11/2014) malam.

Selain itu, kata dia, juru bicara dirasa sangat diperlukan oleh Jokowi. Sebab, ucapan presiden haruslah selaras dengan perbuatannya.

"Ucapan Presiden itu adalah "sabdo pandito ratu" ucapan seseorang yang bijaksana, mumpuni dan dihormati. Karena itu Presiden harus konsisten dengan ucapannya," ujar dia.

Dengan begitu, ia berharap, Jokowi sebagai presiden tidak berubah-rubah dalam hal menyampaikan pendapat. Sebab, jika hal itu terjadi maka akan mengikis kewibawaannya sebagai presiden.

"Jangan mencla mencle, hari ini ngomong lain, besok lain lagi. Kalau itu terjadi, lama kelamaan kewibawaan Presiden akan terkikis dan akhirnya pupus," kata Yusril.

Yusrli menambahkan, sikap dan kebijakan presiden yang sudah diucapkan atau diputuskan bisa saja berubah karena situasi yang berubah. Asal, kata dia, perubahan sikap dan keputusan itu dijelaskan sebab musababnya.

Rakyat, kata dia, akan maklum setelah dijelaskan. Yang menjelaskan itu bisa Presiden langsung atau Mensesneg atau Menkominfo agar informasi tidak simpang siur.

"Dalam memberi penjelasan pemerintah harus bersikap lugas, jangan menyembunyikan sesuatu apalagi menutup-nutupi kesalahan dengan bahasa tidak jelas," ujar Yusril. [ind/inilahcom]

  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Agar Tidak Mancla Mencle, Jokowi Disarankan Pakai Jubir Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah