728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 18 February 2015

PFLP Minta UNRWA Tanggung Jawab Nyawa Pengungsi di Pusat Penampungan

MUHARRIKDAKWAH, Gaza - Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP) meminta Badan Bantuan dan Pemberdayaan PBB untuk Pengungsi Palestina bertanggung jawab terhadap nyawa para pengungsi di pusat-pusat penampungan milik UNRWA, karena lembaga PBB ini yang memiliki tanggung jawab pertama dalam menyediakan kebutuhan hidup dan faktor-raktor keselamatan penduduk penampungan.

PFLP menegaskan bahwa pihaknya tidak memaafkan lembaga kepresidenan dan juga pemerintahan rekonsilaiasi serta semua pihak terkait atas tanggung jawan yang harus mereka lakukan.

PFLP memperingatkan bahwa masyarakat Palestina tidak akan diam berlama-lama. Badai pasti akan datang, tidak mungkin dihindari dan tidak akan mengampuni siapapun.

PFLP mengatakan, “Kami tegaskan bahwa bila rangkaian ketidak pedulian dan lari dari tanggung jawab ini terus berlanjut, maka akan terjadi peristiwa yang lebih sulit dan lebih keras dari peristiwa kematian bocah Izzuddin dakan akan ada korban lagi.”

PFLP menyerukan pentingnya mendahulukan kepentingan nasional dan menghentikan tarik-menarik politik antara Fatah dan Hamas. PFLP menyerukan pentingnya mengakhiri rekonsiliasi yang mewujudkan kepentingan orang banyak.

PFLP juga menyerukan kepada UNRWA untuk mengemban tanggung jawab secara penuh terhadap nyawa para pengungsi Palestina dan para korban yang berada di pusat-psuat penampungan UNRWA, serta segera menyelesaikan masalah mereka dan memulai proses rekonstruksi serta mendukung samangat juang orang-orang di wilayah perbatasan.

Sebelumnya seorang bayi berusia 16 bulan meninggal dunia dan 4 orang lainnya terluka dalam kebakaran yang terjadi di pusat penampungan pengungsi Palestina milik UNRWA di utara Jalur Gaza. [asw/infopalestina.com]

  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: PFLP Minta UNRWA Tanggung Jawab Nyawa Pengungsi di Pusat Penampungan Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah