728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Saturday, 14 March 2015

Ridhwan: Berunding Dengan Penjajah Cukup Dengan Senjata

MUHARRIKDAKWAH, Gaza - Gerakan Hamas menganggap wacana faksi yang tergabung dalam Organisasi Pembebasan Palestina terkait rencana memisahkan Gaza dari wilayah Palestina lainnya, sebagai provokasi media.

Sejumlah wakil faksi organisasi pembebasan Palestina (PLO) dalam keterangannya mengatakan, “Hamas dengan dukungan Eropa dan internasional berupaya membangun entitas independen di Gaza dan memisahkan diri dari wilayah Palestina lainnya, untuk menghapus solusi negara independen dengan perbatasan tahun 1967, yang diperjuangkan PLO,” ungkap mereka.

Tokoh Hamas, Ismail Ridhwan mengatakan, “Provokasi media terus didengungkan pimpinan faksi-faksi PLO dengan arahan langsung dari ketua otoritas Mahmud Abbas, yang berupaya menghentikan pergerakan Eropa yang mengecam otoritas yang menghambat rekonstruksi Gaza dan pencabutan blokade.”

Kepada Quds Press, Ridhwan menyatakan, “Hamas dikenal dengan sikapnya yang tegas, tak ada perundingan dengan penjajah kecuali lewat senjata, Hamas tak akan menjadi teman bagi penjajah. Hamas menegaskan keseriusannya untuk menyatukan bangsa, dan memberikan langkah yang diperlukan untuk rekonsiliasi, dan menyetujui pembentukan pemerintahan persatuan. Pihak yang ingin memisahkan diri dan menganggap Gaza bukan bagian Palestina adalah pihak yang melepaskan diri dari tanggung jawab terhadap Gaza, anak-anak Gaza dan para pejuangnya, sampai saat ini mereka memperlakukan Gaza seperti bangsa lain.”

Otoritas berupaya menghambat pergerakan Eropa yang mengecamnya menghambat rekonstruksi dan suara-suara yang menudingnya sebagai pihak bertanggungjawab.

Ridhwan meminta PLO untuk membangun sikap yang bermanfaat bagi bangsa Palestina, dan bukan sebaliknya, terlibat memblokade Gaza, dan mendukung penjajah zionis dengan memperdalam perpecahan.

Mengenai tuduhan Hamas berupaya menggagalkan proyek Negara Palestina, Ridhwan mempertanyakan, negara apa yang mereka bicarakan? Otoritas seharusnya berjuang bersama perlawanan Palestina melawan penjajah, dan bukan kembali ke perundingan sia-sia.

Kami berharap suara faksi-faksi yang tergabung dalam PLO untuk menetang penangkapan terhadap kader-kader Hamas di Tepi Barat, dan penangkapan terhadap puluhan dari mereka. Juga ketika otoritas dan aparat keamanan di Tepi Barat tak merealisir keputusan Majlis Pusat PLO untuk menghentikan kerjasama keamanan dengan semua bentuknya dengan penjajah zionis. [qm/infopalestina.com]

  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Ridhwan: Berunding Dengan Penjajah Cukup Dengan Senjata Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah