728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 9 March 2015

Siapakah di “Belakang” Ahok?

MUHARRIKDAKWAH - Yang berpikiran waras dan bersih hatinya seharusnya bisa melihat serta memahami, siapa sesungguhnya yang ingin menghambat pembangunan di Jakarta? Bayangkan sudah bagus dan berjalan baik waktu proses pembahasan (yang disepakati dan ditandatangani bersama antara Ahok dan DPRD DKI) RAPBD DKI kemarin, eh… tahu-tahunya si Ahok dengan seenak perutnya membuat serta mengubah kesepakatan tersebut, lalu mengajukannya ke Mendagri dalam versi yang lain sesuai dengan keinginan si Ahok.

Seandainya draft RAPBD yang sudah disepakati itu yang dibawa dan diajukan Ahok ke Mendagri, maka masalahnya akan langsung selesai dan tidak akan berbelit-belit (baca : ribut) begini. Namun rupanya Ahok memang “sengaja” membuat kisruh serta menantang para anggota DPRD DKI, walaupun dia tahu betul jika yang dilakukannya adalah salah serta melanggar UU yang berlaku. Yang tentu saja dipastikan dapat menimbulkan masalah dan perdebatan. Karena menurut saya, Ahok ini bukan orang bodoh yang tidak mengerti per-Undang-undangan. Ahok sangat tahu dan memahami hal itu. Apalagi beliau sudah pernah menjabat sebagai kepala daerah (bupati) di Belitung Timur. Namun sekali lagi menurut saya, Ahok memang sengaja melakukannya, entah apa motivasinya?

Tapi yang jelas saya yakin sekali Ahok berbuat ini bukan tanpa sebab, pasti ada “sesuatu” yang dituju dan ingin disasar olehnya. Dan menurut saya ini juga bukan ujug-ujug atau tiba-tiba (spontanitas), namun sudah jauh-jauh hari dipersiapkan oleh Ahok dan timnya. Apalagi mengingat bahwa membuat dan menyusun rancangan APBD itu tak semudah membalikkan telapak tangan, butuh waktu yang lama serta tenaga-tenaga ahli yang handal. Terlebih lagi draft RAPBD yang dibuat Ahok dengan menggunakan sistem e-Buggeting serta waktu penyerahan ke Mendagri cuma tiga hari saja sejak disepakati dan ditandatangani, tentu saja sangat memerlukan keahlian khusus serta tak bisa dikerjakan oleh satu atau dua orang saja. Jadi singkat kata, RAPBD yang diberikan Ahok ke Mendagri sudah dipersiapkan secara matang dan dalam waktu yang lama.

Namun untuk menutupi itu semua, Ahok tetap berpura-pura melalui tahapan konstitusi. Yaitu tetap meminta bantuan DPRD DKI untuk membahas dan menyetujui draft anggaran “palsu” yang dibuatnya, selanjutnya juga (masih) berpura-pura dan basa-basi saja sifatnya dengan menyampaikan pidato terima kasihnya kepada para anggota dewan DPRD DKI usai Sidang Paripurna Pembahasan RAPBD. Tapi di balik itu diam-diam Ahok sudah mempunyai dan menyimpan rencana lain, yang tidak dketahui oleh siapa pun kecuali Ahok dan (juga mungkin) ada pihak-pihak lain yang ikut bermain di belakangnya. Siapakah mereka? Wallahu a’lam…Yang jelas suasana ini memang sengaja diciptakan, sekali lagi entah untuk apa dan apa tujuannya, hanya Ahok dan Tuhan saja yang tahu.

Dalam “konflik” ini siapa yang dirugikan? Tentu saja adalah warga atau masyarakat Jakarta. Seandainya saja Ahok mengikuti prosedur konstitusi yang berlaku, sudah barang tentu ini takkan pernah terjadi. Draft RAPBD akan segera disahkan, dan proses pembangunan di DKI Jakarta pun dapat segera berjalan sebagaimana yang sudah direncanakan. Jadi bagi yang waras dan berhati bersih, silahkan saja menilai siapa sebenarnya yang “sengaja” ingin menghambat pembangunan di Ibukota Jakarta dan membuat kekacauan ini, Ahok ataukah DPRD DKI?

Satu lagi, saat ini sedang dibangun opini bahwa Ahok itu pahlawan dan DPRD DKI itu bajingan, perampok uang rakyat. Dan yang lebih gilanya lagi, mereka juga membuat gerakan mendeskreditkan serta ingin membubarkan DPRD DKI! Duhai…betapa hebatnya mereka, emang siapa sih mereka? Kok berani-beraninya membubarkan institusi perwakilan rakyat tersebut? Siapakah yang bermain di belakang skenario besar ini? Jadi ingat pesan Bang Napi, waspadalah…. waspadalah… waspadalah…! ‪#‎saveDPRDDKI
______________________

Oleh: Ria Dahlia
Ibu rumah tangga dengan 5 orang anak.Terus berkarya, baik dalam diam maupun bergerak, tak ada kata berhenti sampai Allah yang menghentikannya, tetap tegar walau badai menghadang.



[dakwatuna]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Siapakah di “Belakang” Ahok? Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah