728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Monday, 6 April 2015

Antara Dr. Zakir Naik, Aliran Syi’ah, serta Sebutan Wahabi

MUHARRIKDAKWAH - Diantara adab seorang Muslim, jika menyebut Nama Sahabat Nabi maka ditambahkan kata ‘Radhiallahu’anhu’ yang maknanya, “Semoga Allah senantiasa melimpahkan keridhaan kepadanya”.
“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah….”
Hal ini berdasarkan Surat At-Taubah ayat 100, dan ayat-ayat lain yang Allah telah memuji para Sahabat Nabi dibanyak tempat.

Berbeda dengan Syi’ah (semoga Allah melaknat mereka semua), Syi’ah mengkafirkan seluruh para Sahabat Nabi kecuali hanya beberapa orang saja.

Dulu, ada Syi’ah yang paling rendah kadar kesesatannya, yaitu Syi’ah Zaidiyah (sekarang sudah langka), mereka hanya mengkafirkan Muawiyyah bin Abu Sufyan dan Yazid bin Muawiyyah -radhiyallah taa’la anhum ; semoga Allah meridhai mereka-

Dalam sebuah Konferensi Damai di Mumbai pada tahun 2007, Dr. Zakir Naik membela kedudukan mereka (Muawiyyah dan Yazid), pendapat Dr. Zakir Naik ini adalah mengikuti pendapat paraulama besar kaum Muslimin empat mazhab dari dulu hingga sekarang,

Dalam ceramahnya tersebut, Dr. Zakir Naik menambahkan kata pujian ‘Radhiallahu’anhu’, saat setiap kali menyebut nama ‘Yazid’. Inilah yang menjadi sebab Dr. Zakir Naik dicaci maki oleh Sekte Syiah

Dr. Zakir Naik menjelaskan, “Syiah memiliki aqidah yang mengharuskan kita melaknat para Sahabat, mereka paling benci kepada Umar bin Khattab, dan setiap bulan Muharram mereka memiliki ritual melaknat tiga sahabat utama, lalu bagaimana bisa mereka melaknat para sahabat sementara kita bisa diam saja?”

Menghadapi kemarahan Syi’ah ini, Dr. Zakir Naik berkata kepada mereka, “Silahkan kalian melaknat aku 1000 kali! Aku tidak permasalahkan, tapi.. hentikan laknat kalian kepada Abu Bakar, Umar dan Utsman!”

Dan setelah saat itu, mulai terlihat orang-orang yang tidak bertanggung jawab mulai menebar fitnah, setelah orang-orang Syiah, sebagian kaum muslimin pun mulai terhasut untuk menghembuskan isu/sebutan “Wahabi” kepada Dr. Zakir Naik

Padahal, sebutan yang sering diucapkan Syiah itu adalah untuk menipu kaum Muslimin sejak lama, oleh karenannya jangan heran jika Anda Anti Syi’ah pasti akan disebut sebagai Wahabi.

Simak Video Pandangan Dr. Zakir Naik tentang Peristiwa Karbala


Sumber: fimadani
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

  1. Naik tidak menyadari bahwa sebenarnya cukup berbahaya membuktikan keilahian asal-muasal al-Qur’an dengan kesesuaiannya dengan sains. Sebab, sains itu akan terus berkembang, bahkan kerapkali memunculkan kesimpulan saintifik yang sama sekali berbeda dari sebelumnya. Tapi, Naik tidak peduli dengan hal seperti ini karena tujuan apologetiknya untuk menunjukkan al-Qur’an itu sesuai dengan sains, sementara Alkitab penuh dengan ketidakakuratan secara saintifik. https://www.itsme.id/beberapa-catatan-tentang-dakwah-dr-zakir-naik/

    ReplyDelete

Item Reviewed: Antara Dr. Zakir Naik, Aliran Syi’ah, serta Sebutan Wahabi Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah