728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, 1 April 2015

Cinta Haifa, Sebuah Novel Cinta Tanah Air dari Bocah Palestina

Dania Snunu
MUHARRIKDAKWAH, Selvit - “Orang-orang tua mati dan anak-anak melupakannya”. Ini kata sebagian pemimpin penjajah Israel yang sedang berilusi dan paham watak bangsa Palestina. Bangsa Palestina yang senantiasa melahirkan anak-anak dan generasi cinta tanah air, meski ibu mereka diancam setiap sebelum tidur. Sementara ayah mereka dan para pemuda Palestina lainnya berjuang tanpa kenal lelah mempertahankan cinta tanah airnya. Kisah heroik pejuang perlawanan Palestina tak akan habis pengorbanan mereka atas dasar cinta tanah air. Sebagian kisah cinta itu ditulis dalam novel “Cinta Haifa”, tentang Cinta Tanah Air.

Dania Snunu adalah bocah perempuan Palestina yang baru berusia 15 tahun. Namun ia sudah mengarang sebuah novel pertamanya. Ia ekspresikan cintanya kepada tanah air Palestina dengan naluri alami tanpa arahan siapapun sampai mampu mengungkapkannya dalam Cinta Haifa ini, pembaca akan dibawah ke suasana sebuah dataran tinggi di kota Haifa.

Meski usianya yang masih anak-anak, gagasan, perasaan, dan kecintaannya kepada kota Haifa Palestina sangat terasa mengesankan. Ia menggambarkan bagaimana Haifa berubah dari kota Arab Palestina murni yang penuh dengan hingar bingar kebahagiaan menjadi kota yang hanya dihuni 2% penduduk Palestina, sisanya adalah Yahudi. Ia menjadi kota terlupakan, kecuali mereka yang mau melawan dan mempertahankan tanah airnya, kata Dania.

Kenapa memilih kota Haifa dalam novelnya, Dania menegaskan kepada Pusat Informasi Palestina, saya pernah berbelanja ke pasar di kota Haifa saat masih kecil dan saya ingin membeli sebuah toples kaca dari sebuah tokoh di pantai Haifa. Ia kaget sebab pemilik toko itu tidak mengerti bahasa Arab dan terpaksa berbahasa Inggris. Ternyata ia adalah warga Yahudi yang memerangi dan merampas negeri Palestina serta menjajah kota Haifa Palestina dengan kekuatan senjata.

Dania mengisahkan kronologi novelnya, yang berkisah tentang warga Palestina yang terusir oleh senjata dan pembunuhan hingga ada yang mengungsi ke Libanon. Di sana warga Palestina ingin kembali ke tanah air Palestina meski dalam keadaan gugur syahid. mereka akan menggelar operais berani mati. Ketika mereka bentrok dengan mobil patroli militer Israel, mereka gugur syahid.

Kisah pejuangan kecintaan warga Palestina yang rela melepaskan nyawanya demi negerinya. Dania menayatakan, semua warga Palestina tahu dan sadar bahwa harga sebuah kebebasan tidak akan seindah piring emas. Namun harus dengan darah dan nyawa. “Cinta tanah air kuat dalam hati dan akal. Hak kembali ke tanah air Palestina adalah hak suci bagi setiap warga Palestina dimanapun mereka berada dan penjajah Zionis Israel harus hengkang dari Palestina.”

Dania hanya sekali berkunjung ke Haifa Palestina (jajahan 1948), karena orang tuanya sendiri terusir dari sana. Ia ingin kembali ke Haifa dan berkunjung ke seluruh kota-kota Palestina. [at/infopalestina.com]
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Cinta Haifa, Sebuah Novel Cinta Tanah Air dari Bocah Palestina Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah