728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Saturday, 9 May 2015

Assalamu’alaikum Dilarang di Keraton Yogyakarta, Adik Sultan Prihatin

MUHARRIKDAKWAH - Pelarangan kata “assalamu’alaikum” di dalam Kerator Yogyakarta dan penghapusan gelar “khalifatullah” pada Sultan disesalkan sejumlah pihak, tidak terkecuali kerabat Sultan. Rayi Dalem mengaku sangat prihatin dengan isi sabdaraja tersebut. Demikian lansir Republika.

Pangeran Haryo Yudhaningrat, adik Sultan Hamengku Buwono X, juga mengharapkan pelarangan “assalamu’alaikum” dan penghapusan gelar khalifatullah segera dibatalkan.

“Istilahnya, sudah keluar ludah kemudian dijilat kembali tidak apa-apa, tidak usah malu,” kata GBPH Yudhaningrat, Kamis (7/5/2015), seperti dikutip Hidayatullah.

Menurut Yudhaningrat, sabdaraja yang dikeluarkan oleh Sultan Hamengku Buwono X pada 30 April dan 5 Mei 2015 telah merombak “paugeran” atau aturan baku di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Ia menilai sabdaraja itu menerjang aturan yang telah kokoh sehingga menjadi mimpi buruk bagi Keraton.

Ia mencontohkan, penghapusan khalifatullah dalam gelar Sultan, akan berakibat fatal. Karena gelar itu sudah tersemat sejak Hamengku Buwono sebelumnya. Gelar itu merupakan pengingat bahwa selain menjadi pemimpin Kerajaan Islam, Sultan juga menjadi imam untuk masyarakat Yogyakarta.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan juga menyayangkan isi sabdaraja itu. Ketua Muhammadiyah Kota Yogyakarta menilai penghapusan gelar khalifatullah mengubah pakem Keraton Yogya yang selama ini beridentitas sebagai Kerajaan Mataram Islam. Semestinya, Sultan tidak perlu menghapus gelar itu jika tujuannya hanya untuk memodernisasi nilai dalam keraton. Apalagi arti khalifatullah adalah pemimpin yang mengatur bumi, bukan pemimpin agama tertentu saja. 


Sumber : bersamadakwah
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Assalamu’alaikum Dilarang di Keraton Yogyakarta, Adik Sultan Prihatin Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah