728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 7 May 2015

Di Kyrgyzstan 88,8% Beragama Islam, Tapi Larang Siswi Berjilbab di Sekolah

MUHARRIKDAKWAH, Bishkek - Kaum muslimin di Kyrgyzstan menggelar protes aksi terhadap UU pemerintah yang bertujuan melarang siswi muslimah mengenakan jilbab di sekolah-sekolah. UU tersebut ternyata sudah diterapkan di salah satu propinsi sehingga menimbulkan banyak protes dari warga muslim di negeri bekas Uni Soviet itu.

Seperti yang dilansir laman Almokhtsar, Selasa (5/5/2015) salah seorang wali murid di Kyrgyzstan dalam wawancaranya dengan News Agency mengatakan, kondisi seperti ini telah terjadi sejak setahun lalu yang pada akhirnya pemerintah mengizinkan penggunaan jilbab. “Namun kini mereka memperdebatkannya lagi,” tutur wali murid tersebut.

Seorang wali murid lainnya menyampaikan kekecewaannya dengan sikap pemerintah. “Negeri ini 80% penduduknya adalah muslim, mengapa para siswinya dilarang mengenakan jilbab?” tanya wali murid tersebut penuh kekesalan.

Beberapa sekolah dikabarkan telah menerapkan larangan penggunaan jilbab bagi siswi muslimah, pihak sekolah berdalih mereka hanya menerapkan apa yang ditetapkan oleh pemerintah.

Kyrgyzstan merupakan negara yang berbatasan dengan Republik Rakyat Tiongkok, Kazakhstan, Tajikistan, dan Uzbekistan, berpenduduk 5 juta jiwa. Sebanyak 4.927.000 warganya memeluk agama Islam, atau 88,8% dari total penduduk, namun demikian kebijakan rezim yang memimpin mereka tidak berpihak kepada Islam.


Sumber : Dakwatuna
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Di Kyrgyzstan 88,8% Beragama Islam, Tapi Larang Siswi Berjilbab di Sekolah Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah