728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Sunday, 28 June 2015

Serapan Anggaran Rendah, Kemendagri Harus Beri Sanksi Pemprov DKI

MUHARRIKDAKWAH - Rendahnya penyerapan anggaran DKI Jakarta selama 6 bulan ini menuai kritikan pedas. Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Tubagus Arif menyampaikan, penyerapan anggaran yang hingga tengah tahun ini baru mencapai 20 persenseharusnya dikategorikan sebagai wanprestasi. “Harusnya penyerapan yang sangat rendah ini dianggap sebagai wanprestasi,” ujar Tubagus, di kantornya Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jum’at (26/6) sore.

Menurut Tubagus, begitu dirinya akrab disapa, rendahnya penyerapan anggaran 2015 yang rendah seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi Kemendagri untuk membuat aturan mengenai penyerapan anggaran daerah. “Tragedi ini sudah semestinya menjadi masukan bagi Kemendagri untuk membuat aturan agar pemerintah daerah tidak sembarangan dalammengelola APBD,” ujar politisi PKS asal daerah pemilihan Jakarta Utara III ini.

Tubagus menambahkan, akibat rendahnya penyerapan anggaran di DKI Jakarta sudah semestinya pihak Pemprov DKI Jakarta diberikan sanksi karena hal tersebut telah memberikan penderitaan bagi berbagai pihak. “Contohnya guru honorer dan perawat, sudah 6 bulan terakhir tidak mendapatkan gaji,” beber pria yang juga menjabat Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta.

Tubagus juga mendesak Kemendagri agar dilakukan evaluasi terhadap Pemprov DKI agar bisa segera diketahui apa penyebab terhambatnya penyerapan anggaran DKI Jakarta. “Evaluasi ini segera dilakukan, agar wanprestasi ini tidak terulang lagi, juga untuk menemukan dimana bottle neck yang menghambat penyerapan anggaran 2015,” pungkasnya. 


Sumber : rilis/islamedia
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Serapan Anggaran Rendah, Kemendagri Harus Beri Sanksi Pemprov DKI Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah