728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Saturday, 26 September 2015

DPR akan Minta Menteri BUMN Jelaskan Pinjaman dari Cina

MUHARRIKDAKWAH, Jakarta - Komisi VI DPR RI akan segera memanggil Menteri BUMN Rini Soemarno terkait pinjaman dana yang dilakukan tiga bank berpelat merah. Jika benar tiga bank yaitu Bank Mandiri, BRI, dan BNI diagunkan ke Cina, maka kondisi ini dinilai cukup membahayakan.

Anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Gerindra Abdul Wachid mengatakan komisi VI akan mempertanyakan perjanjian yang kementerian BUMN lakukan dengan Cina terkait utang tersebut.

“Kami mau memagari regulasinya dan melihat perjanjiannya seperti apa, jangan sampai menjurus ke arah berbahaya,” ujarnya kepada Republika.co.id, baru-baru ini. Pasalnya menurut Wachid, nilai pinjaman senilai 3 miliar dolar AS tersebut mendekati kekayaan BUMN yang ada sekarang ini.

Sejauh ini, Menteri BUMN belum membahas adanya pinjaman tersebut dengan komisi VI. Meski disebut-sebut pinjaman digunakan untuk infrastruktur, namun hingga kini belum jelas betul apa yang akan dilakukan BUMN dengan dana tersebut. “Infrastruktur apa yang mau dilakukan, Menteri BUMN harus menjelaskan ini,” kata dia.

Dikabarkan, pada Rabu (16/9) lalu, ketiga bank tersebut menandatangani kesepakatan pinjaman masing-masing senilai 1 miliar dolar AS dengan China Development Bank (CDB).

Penandatanganan kesepakatan pinjaman dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama BRI Asmawi Syam, dan Direktur Utama BNI Ahmad Baiquni serta Presiden CDB Zheng Zhijie di Beijing, Cina.

Acara penandatanganan juga disaksikan oleh Menteri BUMN ini memiliki jangka waktu pengembalian utang 10 tahun. Sebanyak 70 persen utang diberikan dalam bentuk dolar AS, sedangkan 30 persennya dalam uang Renminbi.


Sumber : republika.co.id
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: DPR akan Minta Menteri BUMN Jelaskan Pinjaman dari Cina Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah