728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 17 September 2015

Pernikahan Kaum Luth Terjadi di Bali

MUHARRIKDAKWAH - Indonesia dibuat terkejut oleh foto yang tersebar di dunia maya tentang pernikahan sejenis dua pria di sebuah tempat mirip Bali. Dengan disaksikan oleh pemuka agama setempat dan wanita berpakaian adat Bali pernikahan sejenis tersebut terjadi.

Disaat kondisi Indonesia sedang gaduh dan pemerintah sibuk dengan masalah ekonomi yang menumpuk, kehadiran kaum LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender) di era Jokowi ini sangat bebas dan tidak ada larangan.

Hanya FPI dan ormas Islam yang gigih melawan penyimpangan kaum Nabi Luth tersebut. Sedang pemerintah menganggap gerakan LGBT bagian dari kebhinekaan. Paham pemerintah Jokowi yang neolib menjadi alasan lemahnya pemerintah dalam mengontrol problematika sosial.

Masalah sosial menjadi urusan masing masing individu, terserah apa rakyat Indoneisa berpihak pada LGBT, Islam Liberal atau atheis dan Syiah sekalipun asal tidak menjadi islam “teroris” maka dalam bingkai kebhinekaan pemerintah era Jokowi menganggap penyakit sosial bukan masalah.

Kaum LGBT mendapat angin segar sejak dimasa Jokowi, mereka bersatu padu bersama kelompok yang termarginalkan secara ideology (komunis) dan penyimpangan agama (Syiah dan Ahmadiyah) melawan umat Islam yang dilabeli “teroris dan wahabi”. Padahal umat Islam punya hak pula membela keyakinan dan perintah Rabbnya yang menjadi bagian perinsip dalam beragama.

LGBT bukan budaya dan gaya hidup bangsa Indonesia, kebhinekaan digunakan untuk menyatukan perbedaan suku dan budaya di Indoneisa. Bukan melindungi kaum fasik yang merusak tatanan masyarakat dan menyebar penyakit sosial.

Syiah datang dengan paham Mut’ahnya dengan membolehkan berzina dengan kawin kontrak. Bagaimana jadinya jika kumpul kebo diperbolehkan dalam masyarakat kita, bagaimana caranya kita melindungi anak-anak kita dari penyakit kelamin yang mematikan?

LGBT sendiri sudah marak di kalangan artis, Aming dan beberapa artis Indonesia sampai harus ke Amerika merayakan hari besar LGBT di sana. Pentolan JIL bahkan sampai mengeluarkan fatwa bahwa homoseks diperbolehkan dalam Islam. Media ikut latah memebritakan informasi seputar LGBT.

Patut kita tungguh pernyataan sikap dari Kementrian Agama dalam menyikapi pernikahan sejenis di Bali yang melanggar UU dan nilai budaya warga masyarakat Bali. Jika bukan kita yang mendesak pemerintah, lalu siapa lagi?


Sumber : sharia.co.id
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Pernikahan Kaum Luth Terjadi di Bali Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah