728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 8 October 2015

Otoritas Palestina Mengaborsi Intifada Jilid 3

MUHARRIKDAKWAH, Ramallah - Selama 10 hari terakhir kira-kira rakyat Palestina di Tepi Barat dan Al-Quds murka dalam aksi perlawanan dan unjuk rasa besar. Hampir semua rakyat menuntut agar aksi itu dilanjutkan dengan Intifada total untuk menghentikan kejahatan-kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina dan tempat suci mereka. Namun agaknya Otoritas Palestina pimpinan Mahmud Abbas ingin meredam dan mengaborsi Intifada itu.

Tanpak elit Fatah dan Otoritas Palestina di Tepi Barat kelabakan dan serba salah setelah aksi unjuk rasa ke jalan-jalan dan bentrokan dengan pasukan Israel meluas di mana-mana membela Al-Aqsha. Warga menyatakan setuju akan aksi serangan Palestina ke Israel dan warganya di Nablus dan Al-Quds. Inilah Fatah memutuskan untuk menggagalkan Intifada. Elit Fatah, Amin Maqbul mengatakan, koordinasi keamanan terus berlanjut untuk menghalangi Intifada meletus. Sementara Abbas meminta kepada badan keamanannya untuk menjaga keamanan warga, termasuk warga Yahudi.

Abbas menegaskan saat setelah 6 hari situasi menegangkan di Tepi Barat dan Al-Quds, bahwa solusi atas konflik Palestina – Israel adalah dengan solusi politik dan damai. Abbas juga menolak menghentikan koordinasi keamanan. Ia meminta agar aparat keamanan Palestina meredam kemarahan public Palestina, membiarkan unjuk rasa dan menghalangi unjuk rasa bersenjata.

Abbas juga meminta aparat keamanan untuk berada di titik-titik pertemuan antara Palestina dan warga Israel. aparat keamanan Palestina diminta Abbas agar mengingatkan warga Palestina yang unjuk rasa bahwa pasukan Israel sangat kuat dan berbahaya menghadapi mereka.

Guru besar politik, Prof. Abdus Sattar menilai opsi Fatah saat ini sangat terbatas dalam melanjutkan komitmennya dengan kesepakatan-kesepakatan yang diteken dengan Israel. karena itu meski Abbas beberapa hari lalu mengancam akan menghentikan koordinasi keamanan Israel namun nyatanya kemarin pertemuan antara elit Fatah menyatakan eskalasi kekerasan harus dihentikan.

Bukti lain bahwa pemerintah Abbas ingin menghadang dan menggagalkan intifada adalah aksi penangkapan masih terjadi di semua wilayah Tepi Barat. Bahkan sayap militer Fatah, Syuhada Al-Aqsha dan juga sayap pelajarnya ingin meletuskan Intifada. Namun pelajar Amir Amar dari Universitas An-Najah, yang aktif di sayap militer Fatah ini menyatakan, elit Fatah ingin Inifada diredam.

Kemarin, aparat keamanan Palestina memanggil puluhan awrga dari berbagai wilayah di Tepi Barat terutama dari eks tawanan Palestina dari Hamas untuk diintrogasi atau ditahan. Ini bukti Abbas tak ingin situasi Intifada terus meletus.

Sejumlah pengamat politik menegaskan, situasi mendidih di Tepi Barat sejak awal bulan kemarin tidak akan berlanjut kepada Intifada karena kehilangan syaratnya yakni elit Palestina yang tidak memiliki keinginan memimpin public ke arah intifada, seperti tegas pengamat Ahmad Iwadl. 


Sumber : infopalestina.com
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Otoritas Palestina Mengaborsi Intifada Jilid 3 Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah