728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, 12 November 2015

Rais Aam PBNU Minta Maulana ‘Jamaah O Jamaah’ Koreksi Pernyataannya Soal Pemimpin

MUHARRIKDAKWAH, Jakarta - Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin meminta Muhammad Nur Maulana untuk mengoreksi pernyataan bahwa kepemimpinan tidak berbicara agama. Pasalnya, pemimpin bagi orang Islam haruslah seorang muslim.

“Perlu mengoreksi lah, kita itu memilih pemimpin itu kan yang terafdhol,” kata KH Ma’ruf Amin seusai membuka Rakernas MUI di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa malam (10/11).

“Pemimpin itu yang baik, yang beragama. Bagi muslim tentu ya muslim,” tandasnya.

Kyai Ma’ruf menambahkan jika umat Islam tidak dipimpin oleh seorang muslim berarti kepemimpinan tidak ada. Dia menambahkan umat Islam hanya bisa dipimpin oleh selain muslim jika memang tidak ada orang Islam yang bisa memimpin. Tapi, menurutnya, pasti ada orang yang bisa memimpin dari kalangan umat Islam.

Di Indonesia sendiri, ulama yang juga Rais Aam PBNU itu menilai banyak umat Islam yang bisa jadi pemimpin. Menurutnya orang Islam yang tak yakin adanya pemimpin dari kalangan muslim adalah orang yang putus asa.

“Itu kan orang putus asa,” ujar Kyai Ma’ruf.

Maulana, seorang pendakwah di layar kaca, menyatakan pernyataan kontroversial dengan menyebut bahwa kepemimpinan tak ada kaitaannya dengan agama. Menurut dai televisi yang kondang dengan slogan “jamaah oh jamaah” tak perlu berbicara agama dalam kepemimpinan. (Imam)


Sumber : Kiblat.net/Dakta.com
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Rais Aam PBNU Minta Maulana ‘Jamaah O Jamaah’ Koreksi Pernyataannya Soal Pemimpin Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah