728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Friday, 20 November 2015

Regulasi Kementerian Kesehatan dan BPJS Harus Berbenah Total

MUHARRIKDAKWAH, Bandung - Anggota MPR RI dokter Adang Sudrajat memandang permasalahan kesehatan yang selalu dihadapi hampir seluruh masyarakat Indonesia memerlukan perbaikan dan pembenahan lembaga-lembaga, bukan hanya BPJS tapi juga Kementerian Kesehatan.

“Undang-undang BPJS telah terimplementasi hampir mendekati 2 tahun, namun masalah yang memberatkan rakyat hampir terjadi di setiap level dengan kasus yang berulang. Ini harus kita rombak dan perbaiki demi kenyamanan dan kebahagiaan rakyat Indonesia,” ungkap Adang saat melakukan sosialisasi MPR RI di Aula Desa Rancakasumba, Kampung Babakan, Kabupaten Bandung, Jumat (20/11).

Dalam sosialisasi yang dihadiri sekitar 200 orang anggota komunitas Pekerja Sosial Masyarakat tersebut, Adang menjelaskan berbagai akar masalah yang menyebabkan regulasi kesehatan yang digawangi Kementerian Kesehatan dan BPJS hingga saat ini masih buruk.

“Yang pertama adalah lambatnya respons Kementerian Kesehatan dan BPJS ketika memberikan pelayanan pada masyarakat. Dan jika ada respons, kebanyakan hanya kasus tertentu dan sistemik,” ujar pria yang juga Anggota Komisi IX DPR RI tersebut.

Permasalahan lain menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini adalah pada pembiayaan yang digulirkan pemerintah direspons sedemikian antusias sehingga mengakibatkan defisit pada kualitas pelayanan dan sarana yang ada.

“Defisit pelayanan ini dikarenakan pada PKM (Pelayanan Kesehatan Masyarakat), 90% beroperasi part timer, dalam arti tidak beroperasional 24 jam. Sarana kesehatan lanjutan yang selama ini ada, tidak memadai dari sisi jumlah maupun distribusi Rumah Sakit tingkat pertama,” lanjut Adang.

Rumah Sakit Regional maupun Rumah Sakit Utama, menurut Adang cenderung tidak bertambah baik kuantitas maupun kualitas yang hingga saat ini tidak ada perencanaan secara sistematik pada upaya peningkatannya.

“Kenapa BPJS harus banyak berbenah, karena hingga saat ini, BPJS tidak mengoptimalkan kemitraan dengan klinik swasta yang sebagiannya sudah beroperasi 24 jam, sehingga dengan keanggotaan seadanya, mengakibatkan operasional klinik defisit. Keadaan ini telah mengorbankan marwah seorang dokter yang membuat kehidupannya tidak layak dan bermartabat,” pungkas dokter Adang Sudrajat.


Sumber : pks.id
  • Komentar Google
  • Komentar Facebook

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Regulasi Kementerian Kesehatan dan BPJS Harus Berbenah Total Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah