728x90 AdSpace

Link Banner
Latest News
Powered by Blogger.
Tuesday, 8 December 2015

Dua Bulan Intifadha Tewaskan Ratusan Warga Sipil Palestina

MUHARRIKDAKWAH, Yerusalem - Dua bulan telah berlalu sejak dimulainya aksi perlawanan Intifadha oleh warga Palestina di wilayah pendudukan Israel, Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Dalam kurun waktu itu lebih dari 109 jiwa meninggal dan ribuan lainnya luka-luka.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, di antara korban tewas adalah 24 anak di bawah umur dan lima orang wanita. Sejumlah 85 warga Palestina yang tewas dibunuh dengan cara yang keji. Dalam waktu yang sama, jumlah mereka yang luka-luka, baik akibat tembakan peluru tajam maupun peluru karet mencapai 4.800 orang.

Pihak militer Israel mengatakan, dalam kurun dua bulan itu ada lebih dari 100 serangan yang dilakukan warga Palestina kepada warga Israel. Serangan kebanyakan terjadi di Yerusalem.

Militer Israel merinci ada 82 serangan berpisau, 30 serangan bersenjata, dan 12 serangan mobil sejak 13 September 2015.

Menurut layanan paramedis Israel, Magen David Adom, aksi penyerangan yang dituduhkan itu telah menyebabkan tewasnya 22 warga Israel dan 215 korban luka.

Sementara itu Komite Otoritas Palestina untuk Tahanan melaporkan, militer Israel menangkap 2.460 warga Palestina, d iantaranya 1.200 anak-anak dan 69 perempuan dalam dua bulan sejak aksi pemberontakan dimulai.

Sedikitnya 450 anak di bawah umur dan 41 wanita masih dalam tahanan Israel, di mana 659 tahanan lainnya telah dipindahkan ke penahanan administratif.

Semenjak pecahnya aksi perlawanan ini, ratusan penduduk Yahudi juga melakukan serangan ke titik konflik di Yerusalem Timur, komplek Masjid Al-Aqsa.

"Dalam dua bulan terakhir terpampang aksi pengacauan, dengan 1.826 penduduk (Yahudi) yang memaksa memasuki komplek Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan polisi dan militer Israel," terang Ketua Komite Muslim-Kristen Pendukung Kesucian Al Quds.

Israel menduduki Yerusalem Timur dan Tepi Barat usai Perang Timur Tengah pada tahun 1967. Kemudian aksi pencaplokan kota suci Yerusalem terjadi pada 1980, dengan klaim bahwa Yerusalem adalah gabungan ibu kota negara Israel. Namun aksi pencaplokan itu tidak pernah diakui oleh komunitas Internasional.


Sumber : tajuk.co
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

1 comments:

  1. Allahummansurnaa ikhwaanal muslimiin fii kulli makaan wa fii Ghazza..

    ReplyDelete

Item Reviewed: Dua Bulan Intifadha Tewaskan Ratusan Warga Sipil Palestina Rating: 5 Reviewed By: Muharrik Dakwah